Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

WikiLeaks Ungkap Dokumen Tips Perjalanan Bagi Para Agen CIA

Ama Farah
Terakhir diupdate: 23 Desember 2014 12:45 12:45 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 23 Desember 2014 12:45
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–WikiLeaks hari Ahad (21/12/2014) merilis bocoran dokumen badan intelijen Amerika Serikat CIA yang memberikan tips kepada para agen intelijennya menjaga penyamarannya ketika bepergian dengan dokumen palsu melintasi perbatasan internasional.

Dua dokumen, masing-masing bertahun 2011 dan 2012, diberi tanda sebagai dokumen rahasia dan “NOFORN”, yang artinya isi dokumen itu tidak diperbolehkan ditunjukkan kepada badan intelijen lain sekutu mereka, kata WikiLeaks.

Dokumen tersebut memaparkan sejumlah cara agar para agen CIA menghindari pemeriksaan skrining sekunder di bandara-bandara dan perbatasan.

Sebagian dari tips itu bersifat jelas, seperti jangan membeli tike sekali jalan dengan uang tunai sehari sebelum terbang. Lainnya tidak terlalu jelas, seperti jangan terlihat berantakan (tidak rapi) ketika bepergian dengan menggunakan paspor diplomatik.

Dokumen itu menceritakan, ada satu kejadian di mana seorang agen CIA pada pagi dini hari ketika berada di sebuah bandara transit di Eropa diminta menjalani skrining sekunder, karena petugas melihat penampilannya yang berpakaian santai kelihatan tidak cocok atau tidak pantas dengan paspor diplomatik yang dipegangnya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dalam salah satu dokumen yang disebut “Schengen Overview” terungkap bahwa CIA sangat khawatir dengan negara-negara Eropa yang memberlakukan pemeriksaan biometrik atas para pelancong yang menggunakan paspor Amerika dan bahwa sistem baru itu meningkatkan resiko terungkapnya identitas agen CIA. Dengan kata lain, sistem pemeriksaan biometrik mempersulit agen-agen CIA melakukan perjalanan dengan menggunakan dokumen palsu.

Bocoran dokumen CIA itu memusatkan perhatian pada area Schengen, yaitu sejumlah wilayah 22 anggota Uni Eropa di mana orang-orang yang melintasi batas negara tidak perlu lagi menunjukkan paspor.

CIA dalam dokumen itu menyatakan kekhawatirannya bahwa sistem keamanan baru Uni Eropa tersebut berpotensi membuat hidup lebih sulit bagi agen-agen intelijennya.

Pendiri WikiLeaks Julian Assange mengatakan dokumen itu menunjukkan keinginan kuat Amerika Serikat untuk memata-matai negara Eropa.

“CIA telah melakukan penculikan-penculikan di negara-negara Uni Eropa, termasuk Italia dan Swedia, selama pemerintahan Bush,” kata Assange dalam pernyataannya dikutip AFP.

“Manual ini menunjukkan bahwa di bawah pemerintahan Obama, CIA masih berniat kuat untuk menginfitrasi perbatasan Uni Eropadann melakukan operasi klandestin di negara-negara anggota UE.”*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Jamaah Berbagai Negara akan Berzikir di Banda Aceh
Tulisan selanjutnya FPI Gerebek Gudang Miras di Bekasi, Serahkan Bukti ke Polisi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

Berita
4 Juni 2026 14:01
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?