Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Dinilai Ofensif, Qatar Perintahkan Sejumlah Produk Parfum Ditarik dari Pasaran

Ama Farah
Terakhir diupdate: 13 Januari 2015 14:05 2:05 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 13 Januari 2015 12:34
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Pihak berwenang di Qatar memerintahkan agar produk parfum Victoria Secret: Strawberries and Champagne dikeluarkan dari rak toko-toko penjualnya, karena dinilai ofensif.

Tidak hanya parfum, produk berupa krim dan body mist juga diperintahkan ditarik dari sebuah pusat perbelanjaan terbesar di Doha, Landmark Mall, lansir AFP Senin (12/1/2015).

Lewat Twitter Kementerian Perekonomian dan Perdagangan Qatar akhir pekan kemarin mengatakan bahwa produk-produk tersebut melanggar “nilai-nilai budaya dan tradisi, serta agama” masyarakat Qatar.

Pihak kementerian tidak menjelaskan lebih lanjut masalah tersebut, namun diduga kuat pelarangan penjualan produk itu berkaitan dengan nama Champagne yang dipakainya.

Sebagaimana diketahui nama Champagne erat kaitannya dengan merek jenis minuman beralkohol, Champagne, yang berasal dari Prancis.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Minuman beralkohol tidak dilarang beredar di Qatar, tetapi penjualannya sangat dibatasi di hotel dan bar. Orang asing boleh membeli minuman beralkohol dengan syarat memiliki izin resmi dan memiliki penghasilan tertentu.

Seorang penjaga toko kepada AFP mengatakan bahwa produk-produk tersebut ditarik dari toko pada hari Sabtu “karena namanya.” Hal itu menunjukkan bahwa sudah ada laporan keluhan yang masuk ke pihak berwenang sehingga larangan diberlakukan.

Sementara itu Doha News melaporkan bahwa botol-botol parfume yang menggambarkan logo Playboy telah ditarik dari sebuah toko lain di Doha.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Turki Mengkonfirmasi Hayat Boumeddiene Menyeberang ke Suriah
Tulisan selanjutnya Qatar Bantah akan Usir Pemimpin Hamas Keluar Negaranya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Berita
3 Juni 2026 12:30
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli

Terbaru

  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?