Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Erdogan: Jika Uni Eropa Menentang Islamophobia, Maka Harus Menerima Turki sebagai Anggotanya

Ama Farah
Terakhir diupdate: 25 Januari 2015 09:51 9:51 am
Ama Farah
Dipublikasikan 25 Januari 2015 09:47
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Jika Uni Eropa menentang Islamophobia, maka persekutuan negara Eropa itu harus menerima Turki menjadi anggotanya. Demikian kata Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dalam kunjungan ke sejumlah negara Afrika.

Erdogan menjadi presiden Turki pertama yang mengunjungi Djibouti pada hari Sabtu kemarin, sehari setelah lawatannya ke kawasan Tanduk Afrika harus diselingi dengan kunjungan ke Arab Saudi karena Raja Abdullah wafat pada hari Jumat (23/1/2015). Presiden Djibouti Ismai Omar Guelleh menyambut sejawatnya itu di bandara Djibouti City.

Presiden Turki itu, yang mengawali kunjungannya ke Afrika di Ethiopia, dalam konferensi pers bersama Guelleh dan dihadiri anggota delegasi Turki, mengomentari sejumlah isu kebijakan poitiknya, seperti soal negaranya yang menampung 1,7 juta pengungsi Suriah dan mengeluarkan dana US$5,5 milyar sementara dunia internasional hanya US$250 juta.

Setelah berulang kali mengatakan “Turki tidak akan mentolerir teroris” yang mana mereka bisa berasal dari agama apapun, Erdogan menyinggung soal keanggotaan Turki di Uni Eropa.

“Tidak penting apakah mereka (UE) menerima kami atau tidak. Kami akan terus bekerja. Kami sedang menguji Eropa. Akankah Eropa bisa memahaminya dan menerima Turki, yang rakyatnya Muslim? Jika kalian (UE, red) menentang Islamophobia, maka kalian harus memasukkan Turki kedalam UE,” kata Erdogan dikutip Hurriyet.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Jika Turki tidak diterima, kata Erdogan, maka pernyataan yang mengatakan bahwa Uni Eropa merupakan sebuah “klub Kristen” bisa dibenarkan.

“Turki diterima sebagai anggota NATO, OECD .. dan kenapa kalian tidak memasukkannya ke dalam UE? Kalau begitu, masalahnya ada di tempat lain,” imbuh Erdogan, seraya menegaskan bahwa Turki sekarang adalah negara kuat yang tidak akan mendatangi pintu Uni Eropa untuk mengemis agar diterima menjadi anggotanya.

Sebagaimana diketahui, selama pemerintahan Turki dikuasai AKP (partai Islam terbesar yang didirikan oleh mantan presiden Abdullah Gul dan Erdogan) Ankara mengajukan permohonan untuk menjadi anggota Uni Eropa. Namun, hingga saat ini organisasi tersebut belum menerimanya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ismail Haniyah Ta’ziyah Wafatnya Wakil Mursyid Am IM
Tulisan selanjutnya Mengenal Raja Saudi Yang Baru Salman Abdulaziz Al Saud

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah

Berita
31 Agustus 2026 20:04
Lima Nama Bakal Caketum PBNU Disepakati, Ada Gus Kikin, Yahya Staquf hingga Kiai Zulfa
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
Sembunyikan Pisau di Kaos Kaki Pria Indonesia Terancam Hukuman Cambuk di Singapura

Terbaru

  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?