Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Ikuti Tuntutan Biksu dan Warga Buddhis, Myanmar Cabut Hak Pilih Rohingya

Ama Farah
Terakhir diupdate: 12 Februari 2015 14:25 2:25 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 12 Februari 2015 14:25
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Muslim Rohingya tidak akan mendapatkan hak pilih sementara dalam referendum di Myanmar, setelah perdana menteri menarik hak pilih sementara menyusul desakan biksu dan warga Buddhis.

Ratusan warga Buddhis dan biksu mereka turun ke jalan memprotes hak pilih bagi warga Muslim pemegang izin tinggal sementara.

Lebih dari satu juta Muslim Rohingya tinggal di Myanmar (Burma), tetapi mereka hingga saat ini tidak pernah mendapatkan pengakuan sebagai warga negara meskipun nenek moyang mereka sudah tinggal di wilayah itu jauh sebelum zaman kolonial Inggris.

Tahun 2010 junta militer Myanmar memberikan “kartu putih” kepada Rohingya yang menunjukkan pemiliknya punya hak pilih.

Pengumuman pencabutan hak pilih itu oleh perdana menteri dilakukan hanya beberapa jam setelah biksu dan warga Buddhis melakukan unjuk rasa.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Pemegang kartu putih bukanlah warganegara dan mereka yang bukan warganegara tidak memiliki hak ppikih di negara lain,” kata Shin Thumana, seorang biksu Buddha yang berpartisipasi dalam aksi protes itu dikutip BBC Selasa (11/2/2015).

Namun, menurut Shwe Maung, seorang Rohingya yang berhasil menjadi anggota parlemen mewakili daerah pemilihan Arakan (Rakhine), isu hak pilih bagi warga Muslim Rohingya itu baru muncul setelah bentrokan tahun 2012.

Para biksu Buddha berada di garda terdepan menentang warga Muslim di Myanmar. Salah satu tokohnya yang terkemuka adalah biksu Ashin Wirathu, yang belum lama ini mengungkapkan pernyataan kasar tentang utusan khusus PBB untuk Myanmar, Yanghee Lee.

Bulan Desember lalu Perserikatan Bangsa-Bangsa mengeluarkan resolusi yang mendesak Myanmar memberikan status kewarganegaraan bagi muslim Rohingya, yang sebagian besar hingga saat ini dikategorikan sebagai orang tak memiliki negara.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Imam Besar Masjid Istiqlal: Kita Tak Menerima Aksi Kelompok Syiah
Tulisan selanjutnya FBR: Penyerang Bukan Keluarga Besar FBR

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Artikel

‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Artikel
3 Juni 2026 05:00
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?