Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Dubes Amerika untuk Korsel Terluka Kena Sabetan Pisau Nasionalis Korea

Ama Farah
Terakhir diupdate: 5 Maret 2015 12:38 12:38 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 5 Maret 2015 12:38
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Duta besar Amerika Serikat untuk Korea Selatan, Mark Lippert, terluka akibat sabetan pisau oleh seroang penyerang di ibukota Seoul.

Lippert, 42, sedang menghadiri jamuan makan pagi ketika dia disabet di bagian wajah dan tangan kirinya.

Pejabat AS di Korsel itu kemudian dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perwatan atas luka-lukanya yang tidak membahayakan nyawa itu.

Pelaku serangan diidentifikasi sebagai seorang pria berusia 55 tahun yang aktif mengikuti aktivitas militan nasionalis Korea.

Petugas berhasil meringkus pelaku dan menahannya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dilansir BBC dari kantor berita Yonhap, menurut keterangan polisi serangan terjadi pada hari Rabu 22:40 GMT ketika Dubes Lippert menghadiri sebuah acara di pusat kebudayaan di Seoul.

Pelaku beteriak “Korea Selatan dan Utara harus bersatu!” sebelum menyabet Dubes Lippert dengan pisaunya.

Pelaku –yang diketahui pernah melempar batu beton ke arah duta besar Jepang untuk Korsel– juga menyuarakan penentangannya terhadap latihan gabungan militer rutin antara Korsel dan AS, yang saat ini sedang berlangsung.

Korea Utara menyebut latihan militer gabungan itu, yang melibatkan lebih dari 200.000 personel, sebagai latihan untuk melakukan invasi ke wilayahnya dan Korsel berjanji akan melakukan pembalasan.

Menurut laporan wartawan BBC di Seoul, tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa pelaku adalah agen dari Korea Utara.

Sebagian warga Korea Selatan meyakini kehadiran militer Amerika Serikat justru akan menghambat unifikasi kedua Korea.

Sementara itu Presiden AS Barack Obama dikabarkan telah menelepon Lippert dan mendoakannya cepat sembuh.

Departemen Luar Negeri AS mengatakan “sangat mengecam tindak kekerasan ini.”

Lippert, bekas asisten menteri pertahanan AS, ditunjuk sebagai duta besar untuk Korea Selatan pada 2014.

Menurut laporan Associated Press istri Lippert melahirkan anaknya di Korsel dan memberikan putra mereka nama tengah khas Korea.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Prioritaskan Pendidikan Anak Bangsa, BMH Bangun Gedung Sekolah Pemimpin
Tulisan selanjutnya Pendidikan Berkarakter atau Berakhlak? [1]

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Masjid Al Aqsha BSD Sembelih 198 Hewan Qurban, Distribusi hingga Aceh dan NTT

Berita
28 Mei 2026 19:41
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram

Terbaru

  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?