Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Dituding Berbohong Soal Cedera Bahu, Manny Pacquiao Digugat Hukum

Ama Farah
Terakhir diupdate: 6 Mei 2015 13:37 1:37 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 6 Mei 2015 13:34
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Bintang tinju asal Filipina, Manny Pacquiao, digugat secara hukum oleh Nevada Atheletic Commission (NAC) karena dituduh berbohong perihal cedera bahunya sebelum melawan Floyd Mayweather di Las Vegas baru-baru ini.

NAC menuding Pacquiao, 36, tidak menyebutkan soal cedera di bahunya dalam kuesioner sebelum pertarungan.

Tetapi kubu “Pac Man” bersikukuh mengatakan bahwa mereka sudah bersikap transparan dan sebuah rencana perawatan untuk petinjunya itu telah disetujui.

Pacquiao menyalahkan kekalahnya secara angka dari Mayweather karena cedera di bahurnya. Dia menganggap cedera itu menyebabkannya tidak dapat menggunakan kekuatan tangan kanan dengan baik.

Sebuah pernyataan yang dirilis Tim Pacquiao dan promotornya Top Rank mengatakan United States Anti-Doping Agency (Usada) telah diberitahu perihal kondisi Pacquiao saat petinju itu masih dalam tahap latihan dan pemanasan serta pada malam pertarungan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Mereka menambahkan, seorang dokter Usada sudah menyetujui penggunaan obat anti-inflamasi non-steroid pada malam pertarungan, tetapi NAC tidak membolehkan obat itu diberikan, karena mereka mengaku “tidak mengetahui” perihal cedera bahu yang dialami Pacquiao.

Kubu Pacquiao mengaku kecewa dengan keputusan NAC tersebut.

Menanggapi hal itu NAC mengatakan bahwa kubu Pacquiao tidak “berkewajiban” untuk mengungkapkan adanya cedera tersebut. Dan menurut direktur pelaksana NAC Bob Bennett Pacquiao tidak mengisi formulir kuesioner dengan lengkap. “Dia (Pacquiao) tidak jujur,” imbuh Bennett.

“Pada intinya, dua jam sebelum pertarungan mereka menginginkan sebuah suntikan penghilang rasa sakit. Hal itu menempatkan kami pada posisi sulit,” kata Bennett.

Dalam kuesioner yang harus diisi dan ditandatangani oleh Pacquiao ditanyakan tentang apakah ada luka di bagian bahu, siku atau tangan yang memerlukan pemeriksaan atau perawatan.

Legal disclaimer dalam lembar isian itu menyatakan bahwa orang yang bersangkutan dan yang menandatanganinya mengisi formulir tersebut dengan jujur dan sebenar-benarnya, lapor BBC Selasa (5/5/2015).

Dua orang di Nevada menuding petinju Filipina itu –yang di negaranya juga terjun sebagai politisi– menipu para pembeli tiket, pemirsa televisi dan para penjudi yang memasang taruhan dalam pertarungan itu. Mereka mengajukan gugatan hukum hanya beberapa jam setelah NAC menuduh Pacquiao tidak jujur. Jika warga Filipina itu dinyatakan bersalah, maka dia terancam hukuman penjara antara 1 sampai 4 tahun dan denda sampai $5.000.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Madrasah dan Sejarah Pendidikan Islam Indonesia [2]
Tulisan selanjutnya Tahu Keberadaan Pemimpin ISIS? Ada Hadiah Jutaan Dolar dari Amerika

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Berita
18 Juli 2026 09:49
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI

Terbaru

  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?