Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Aparat Jerman Menahan Ektrimis Yang Berencana Serang Masjid Salafy

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 7 Mei 2015 08:48 8:48 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 7 Mei 2015 08:48
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Kepolisian Jerman menahan empat orang yang diduga mendirikan kelompok ekstremis sayap kanan, yang disebut “Old School Society“.

Kelompok ini bermaksud melakukan serangan bom di masjid-masjid Salafy dan penampungan para pencari suaka.

“Penyelidikan menunjukkan tujuan kelompok tersebut untuk melakukan serangan-serangan di Jerman dalam kelompok-kelompok kecil terhadap Salafy, masjid-masjid dan penampungan pencari suaka,” demikian pernyataan kantor kejaksaan Jerman seperti dilansir kantor berita Reuters, Rabu (06/05/2015).

Polisi menyita beberapa bahan peledak yang kemungkinan akan digunakan dalam aksi teror. Namun, belum diketahui apakah mereka sudah memiliki target waktu dan tempat serangan akan dilaksanakan.

“Untuk tujuan ini, dari apa yang kami tahu sejauh ini, empat orang yang ditahan mendapatkan bahan-bahan peledak untuk kemungkinan serangan teroris oleh kelompok tersebut,” imbuh kejaksaan. Tidak jelas apakah kelompok tersebut telah menetapkan target ataupun waktu spesifik untuk serangan-serangan tersebut.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Jaksa penuntut merilis keempat orang yang semuanya warga Jerman. Andreas H (56) , Markus W (39), Denise Vanessa G (22) dan Olaf O (47).

Berbeda dengan upaya pencegahan kali ini, pada 2011 Jerman tak dapat mendeteksi keberadaan kelompok Sosialis Nasional Bawah Tanah (NSU). Kelompok sayap kanan tersebut membunuh sembilan imigran dan seorang polisi wanita, serta melakukan serangan bom juga perampokan bank.

Dua anggota NSU bunuh diri setelah merampok bank, sementara tersangka ketiga, Beate Zschaepe, masih menjalani proses peradilan.

Sebelumnya, terjadi insiden pembakaran di rumah penampungan yang akan digunakan oleh imigran di sebuah kota di Jerman Timur. Tidak diketahui apakah terdapat keterkaitan antara peristiwa itu dengan penangkapan empat orang ini.

Situs berita Spiegel Online mengabarkan kelompok itu memiliki sebuah lambang bergambar sebuah tank, yang juga populer di kalangan neo-Nazi, dan dua tengkorak bertuliskan “Satu peluru tak akan cukup”.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:masjidsalafy
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pemberontak Al Hautsi Kuasai Tawahi, Serang Perbatasan Saudi
Tulisan selanjutnya Menag Ajak Masyarakat Monitor Peredaran Al-Quran Digital

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Ahwa Mufakat Pilih Gus Kikin, Cicit Pendiri NU dari Tebuireng Jadi Ketum PBNU

Berita
31 Agustus 2026 11:10
Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
Genosida Rwanda: Pengadilan Belanda Penjarakan Seorang Tersangka Seumur Hidup
Bahtsul Masail Qanuniyah Muktamar ke-35 NU akan Bahas RUU Perampasan Aset
Sering Rugikan Pabrik Senjata ‘Israel’, Palestine Action Ditetapkan AS sebagai “Kelompok Teroris”

Terbaru

  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
  • UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?