Hidayatullah.com—Pemerintah Mesir menawarkan bonus Ramadhan 7 pound (sekitar 12.114 rupiah) bagi warga Muslim, namun hal itu justru menjadi guyonan masyarakat di media sosial. Dapat apa dengan uang segitu?
Dilansir Aljazeera, Khaled Hanafi, menteri yang bertugas mengurusi kebutuhan masyarakat, hari Senin (1/6/2015) mengatakan bahwa uang bonus itu dapat membantu rakyat Mesir untuk membeli kebutuhannya di bulan Ramadhan.
Uang sejumlah itu, yang di Mesir cukup untuk membeli empat setengah potong roti isi, atau lima kilo pisang, atau tiga bungkus keripik kentang, justru menjadi bahan guyonan dan tertawaan publik di media sosial, dengan #hastag yang berarti “Apa yang akan saya lakukan dengan uang 7 pound?”
Seorang pengguna media sosial misalnya, dengan meminjam gambar dari sebuah film lawas Mesir membuat meme berupa dialog antara seorang suami dengan istrinya. Sang suami mengatakan bahwa mereka tidak punya uang belanja lagi untuk bulan Ramadhan. Istrinya kemudian menjawab dengan mengatakan agar suaminya tidak khawatir sebab pemerintah akan memberikan mereka bonus Ramadhan sebanyak 7 pound.
Seorang pengguna Twitter @abdelaziz1647 dengan memasang gambar mobil Ferrari warna merah mengatakan bahwa uang tersebut bisa digunakan untuk membeli sebuah mobil baru.
Pengguna media sosial lainnya menyindir Hanafi dengan menampilkan gambar orang-orang yang sedang memunguti tomat dari tumpukan sampah di Alexandria.
Namun, “dengan GDP yang rendah, jumlah itu pantas,” kata Amro Al-Gazzar seorang warga Kairo, sepertinya menyindir secara halus pemerintah, mengingat kondisi perekonomian Mesir memang buruk sejak akhir pemerintahan Husni Mubarak dan terus memburuk di masa Muhammad Mursy, hingga sekarang belum pulih di masa Al-Sisi.
Menurut data Bank Dunia sekitar seperempat penduduk Mesir hidup di bawah garis kemiskinan, dengan angka pengangguran di kalangan muda hampir 40 persen. Tahun 2013 penduduk Mesir tercatat mencapai 82,06 juta jiwa.*