Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Perang Papan Reklame Pemerintah Hungaria Vs Oposisi Soal Imigran

Ama Farah
Terakhir diupdate: 13 Juni 2015 00:03 12:03 am
Ama Farah
Dipublikasikan 12 Juni 2015 22:01
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Perang papan reklame di Hungaria mengundang keprihatinan, pasalnya menyangkut masalah imigran yang sekarang sedang menjadi masalah di negara-negara Eropa.

Pemerintah Hungaria telah memasang papan-papan peringatan, dalam bahasa setempat, yang isinya mewanti-wanti agar para pengungsi tidak mencuri pekerjaan orang-orang Hungaria. Pihak oposisi yang berseberangan dengan pemerintah kemudian membalasnya dengan memasang papan-papan reklame, dalam bahasa Inggris, yang isinya menyambut kedatangan orang-orang ke negeri itu.

Beberapa pekan terakhir, negara di Eropa tengah itu meningkatkan retorika anti-imigrasinya seiring dengan membengkaknya jumlah pencari suaka di benua itu.

Sejumlah aktivis telah ditangkap karena mencorat-coret papan-papan reklame anti-imigran yang dipasang pemerintah.

Selain itu penguasa setempat juga telah meminta agar dilakukan survei baru atas pesanan pemerintah tentang ‘imigrasi dan terorisme’, yang sepertinya mengaitkan imigrasi dengan aksi terorisme.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Survei tersebut memuat pertanyaan-pertanyaan yang diatur sedemikian rupa, seperti “Apakah Anda setuju dengan pemerintah Hungaria bahwa kita, daripada mendukung imigran, seharusnya mendukung keluarga dan anak-anak mereka yang akan lahir (generasi penerus, red)?”

Jurubicara pemerintah Hungaria, Zoltan Kovacs, menjelaskan tentang sikap Budapest dalam hal imigrasi.

“Kami hanya ingin tahu tentang apa menurut rakyat tentang masalah politik ini,” kata Kovacs seperti dikutip Euronews (10/6/2015). “Karena, suka atau tidak, imigrasi adalah masalah politik, baik di tingkat negara Hungaria, maupun Eropa.”

Sementara itu, Gergo Kovacs pemimpin dari sebuah kelompok kecil bernama Partai Anjing Berekor Dua, menentang papan reklame pemerintah itu.

“Papan-papan reklame itu membuat kami sangat marah, yang mana pemerintah menghabiskan uang rakyat untuk kampanye yang mengajak kita untuk membenci,” jelas Kovacs. “Menurut saya itu sangat tidak baik bagi Hungaria. Kami tidak ingin menunjukkan citra negara kami seperti ini. Kami ingin menunjukkan bahwa banyak orang yang berpikiran berbeda dengan pemerintah.”

Di antara negara-negara Uni Eropa, pada tahun 2014, Hungaria berada di peringkat kedua di bawah Swedia dalam jumlah permohonan suaka perkapita yaitu mencapai 43.000.

Perdana Menteri Hungaria Viktor Orban belum lama ini menyebut migrasi sebagai ancaman terhadap “peradaban Eropa.”

Orban bahkan beberapa waktu lalu juga mengusulkan agar dilakukan debat tentang perlunya menerapkan kembali hukuman mati di Hungaria.

Kebijakan-kebijakan Orban itu membuat anggota parlemen Eropa khawatir. Mereka akhirnya meloloskan sebuah resolusi tidak mengikat yang mengatakan bahwa Hungaria harus dipantau soal pelanggaran HAM serta hukum dan penerapannya.

Koresponden Euronews Andrea Hajagos menambahkan, “Banyak yang yakin tujuan pemerintah sebenarnya adalah untuk memenangkan kembali suara dukungan yang hilang, yang meninggalkan mereka demi kelompok sayap kanan-jauh Partai Jobbik. Namun menurut sejumlah analis, partainya Orban, Fidesz, justru akan kehilangan suara karena kampanyenya itu.”*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tips Tetap Sehat Saat Menjalani Puasa Ramadhan
Tulisan selanjutnya Perusahaan Online Grup Lippo ini Diklaim Terbesar di Indonesia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis

Berita
2 Juni 2026 17:20
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?