Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Human Rights Watch Kecam UU Anti-Teror Baru Mesir

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 20 Agustus 2015 11:39 11:39 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 20 Agustus 2015 13:00
Bagikan
Presiden Mesir Jenderal Abdul Fattah el-Sissi
Bagikan

Hidayatullah.com–Human Rights Watch hari Rabu (19/08/2015) menyampaikan kritikan tajam terhadap UU anti terorisme baru Mesir, dengan mengatakan bahwa UU itu memiliki definisi yang terlalu luas mengenai apa yang dimaksud tindakan teroris sehingga memungkinkan warga Mesir terkena hukuman keras atas sesuatu yang selama ini mungkin hanya dianggap sebagai pembangkangan sipil.

Presiden Mesir Abdul Fattah el-Sissi menandantangani UU itu hari Minggu, kurang dari dua bulan setelah berjanji untuk memperkokoh kebijakan anti-teror menyusul pemboman di Kairo yang menewaskan seorang jaksa tinggi Mesir.

Di antara pasal-pasal yang tercantum dalam UU itu adalah maksimal hukuman mati bagi mereka yang membentuk atau memimpin kelompok teror, hukuman penjara seumur hidup bagi mereka yang mendanai terorisme, dan hukuman penjara bagi mereka yang memprovokasi atau berusaha memprovokasi serangan.

Wakil Direktur Human Rights Watch untuk Timur Tengah dan Afrika Utara Nadim Houry dikutip BBC mengatakan, dengan UU baru ini, presiden Mesir mengambil langkah besar yang akan menjadikan hukum keadaan darurat sebagai UU negara.

Houry menambahkan, pemerintah Mesir telah melengkapi diri dengan kekuasaan yang lebih besar untuk menumpas para pengeritik dan oponen dalam perang melawan terorisme yang tidak jelas.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Mesir menghadapi serangan sporadis di Kairo dan kekerasan yang lebih sering di Semenanjung Sinai di mana militan Islamis kerap menarget polisi dan tentara. Serangan seperti itu lebih sering terjadi setelah Sissi memimpin penggulingan Presiden terpilih Mohamed Mursy pada 2013.

Houry mengatakan, sementara Mesir menghadapi pemberontakan serius, pemerintah seharusnya tidak mengebiri hak-hak dasar, menindas pembangkangan dan menggunakan label terorisme sebagai cara untuk menyerang saingan.*

 

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pemerintah Harus Buat Regulasi Untuk Atasi Krisis Kemanusiaan
Tulisan selanjutnya Rambu-Rambu Takfir [2]

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’

Berita
3 September 2026 19:56
Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika

Terbaru

  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?