Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Hakim Prancis Tutup Penyelidikan Kematian Yassir Arafat

Ama Farah
Terakhir diupdate: 3 September 2015 10:38 10:38 am
Ama Farah
Dipublikasikan 3 September 2015 10:24
Bagikan
Yasser Arafat dan istrinya, Suha.
Bagikan

Hidayatullah.com—Para hakim Prancis yang menyelidiki klaim bahwa pemimpin Palestina Yassir Arafat meninggal karena dibunuh telah menutup kasus itu tanpa menghasilkan gugatan apapun, kata seorang jaksa penuntut.

“Di akhir investigasi … tidak tampak bahwa Yassir Arafat dibunuh dengan racun polonium-210,” kata jaksa di pengadilan Nanterre dekat Paris mengutip keputusan tiga hakim hari Rabu (2/9/2015), seperti dilansir Aljazeera.

Keputusan itu dianggap bias oleh para pengacara janda Arafat, Suha, dan ditolak oleh tim penyidik bentukan pemerintah Palestina.

Arafat meninggal dunia di rumah sakit militer Percy dekat Paris di usia 75 tahun pada Nopember 2004, setelah mengalami sakit perut ketika berada di markas besarnya di kota Ramallah, Tepi Barat.

Janda Arafat mengklaim suaminya meninggal karena diracun, setelah sebuah liputan investigasi Aljazeera menunjukkan bahwa di tulang dan barang-barang pribadinya terdapat zat radioaktif polonium dalam kadar di atas normal.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Suha Arafat kemudian mengajukan gugatan hukum tahun 2012 ke pengadilan di Nanterre, Prancis.

Di tahun yang sama, investigasi oleh Aljazeera itu memicu dilakukannya penggalian kembali makam Arafat untuk pengambilan 60 sampel oleh tiga tim investigasi dari Prancis, Swiss dan Rusia.

Tiga hakim Prancis mengakhiri investigasi mereka pada bulan Apri lalu dan mengirimkan hasil temuannya ke kejaksaan di Nanterre, yang pada bulan Juli merekomendasikan agar kasus itu ditutup.

Pengacara keluarga Arafat mengatakan investigasi itu “sangat bias” dan menuding para hakim Prancis tersebut menutup kasus terlalu cepat.

Ketua tim investigasi bentukan pemerintah Palestina hari Rabu kemarin menolak keputusan hakim-hakim di Prancis tersebut.

“Kami akan melanjutkan investigasi kami hingga menemukan pembunuh Arafat, sampai kami mengetahui bagaimana Arafat dibunuh,” kata Tawfiq Tirawi kepada AFP.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Khasanah Islam di Nusantara [2]
Tulisan selanjutnya Kenapa Tak Berkurban?

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran

Berita
17 Oktober 2026 10:37
IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang
Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?
Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera

Terbaru

  • 60 Ribu Anak Palestina Jadi Yatim Akibat Perang Genosida Zionis ‘Israel’
  • Makin Banyak Pemukim ‘Israel’ yang Hindari Wajib Militer, Jumlahnya Tembus 110.000
  • 19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India
  • Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?
  • Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi
  • Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain
  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?