Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Kritik Pemerintah, Para Mantan Hakim Minta Inggris Tampung Lebih Banyak Pengungsi

Ama Farah
Terakhir diupdate: 12 Oktober 2015 20:44 8:44 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 12 Oktober 2015 20:44
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Mantan-mantan hakim dan praktisi hukum terkemuka di Inggris mengkritik pemerintah dalam hal penanganan pengungsi yang disebutnya “lambat dan sempit”.

Lord Phillips, mantan ketua Mahkamah Agung Inggris, dan Lord Macdonald, mantan direktur penuntutan umum, termasuk di antara 300 penandatangan surat terbuka berisi kritik terhadap cara dan kebijakan pemerintah kerajaan dalam menangani pengungsi saat ini, lapor BBC Senin (12/10/2015).

Mereka berpendapat, kebijakan penerimaan 20.000 pengungsi selama lebih dari lima tahun tidaklah cukup. Salah satu pensiunan hakim mengatakan Inggris mampu untuk menampung 75.000 pengungsi setahun.

Termasuk ikut menandatangani surat terbuka yang dikirim kepada pers itu adalah mantan presiden Pengadilan HAM Eropa, Sir Nicolas Bratza.

Penandatangan surat Catriona Jarvis, seorang pensiunan hakim, mengatakan kepada BBC Radio 4 bahwa respon pemerintah terhadap masalah pengungsi sekarang ini “terlalu rendah, terlalu lambat dan terlalu sempit.”

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Mantan hakim wanita itu mengatakan Inggris mampu menampung lebih banyak pengungsi.

“Pada saat terjadi krisis Balkan kita menerima sekitar 75.000 setahun. Itu masih berada dalam batas kemampuan kita. Kita berhasil menanganinya dengan baik,” kata Jarvis.

“Kita adalah negara ketujuh atau keenam terkaya di dunia,” kata Jarvis menegaskan bahwa Inggris mampu untuk mengubah kebijakannya dan menerima jatah pembagian pengungsi dalam jumlah lebih besar dari yang diminta Komisi Eropa.

“Perlindungan internasional, itu adalah kewajiban bersama, tanggungjawab bersama,” imbuhnya.

Koresponden BBC untuk masalah hukum mengatakan, “sangat tidak biasa” para mantan hakim secara terang-terangan dan terbuka mengkritik kebijakan pemerintah dengan cara seperti itu.

Para pengacara dan hakim itu juga menyeru agar pemerintah membuat jalur rute perjalanan migran yang aman menuju Uni Eropa.

Pengacara senior Pushpinder Saini QC mengatakan bahwa surat terbuka itu menunjukkan bahwa ada keprihatinan yang sangat besar terhadap cara dan kebijakan pemerintah dalam menangani krisis pengungsi saat ini.

“Sebagai sebuah negara yang pernah mendapatkan reputasi sebagai tempat paling aman bagi pengungsi, kita telah kehilangan arah,” kata Saini.

“Sebagai sebuah negara yang makmur dan mapan, kita mampu untuk berbuat lebaih baik dari ini,” kata Sir Stephen Sedley, mantan hakim pengadilan banding.

Dalam surat itu para hakim dan pengacara juga meminta agar apa yang disebut sebagai “Dublin System” dihentikan sementara.

Sistem Dublin itu mengharuskan seorang migran meminta suaka di negara di mana pertama kali dia menginjakkan kakinya di wilayah Uni Eropa. Contoh, jika seorang migran terdampar di Pulau Lampedusa ketika akan menuju Jerman, maka dia harus meminta suaka kepada negara Italia, atau jika dia terbang ke kota Manchester sebelum menuju ke Jerman, maka dia harus meminta suaka di Inggris.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Terima Suap, Mantan Bos Perusahaan Minyak Terbesar China Dibui
Tulisan selanjutnya [Foto] Perempuan Palestina Bela Harga Diri Umat di Intifada Al-Quds

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Berita
18 Juli 2026 09:49
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?