Hidayatullah.com—Pimpinan Angkatan Bersenjata Turki Jenderal Hulusi Akar telah bertolak ke Spanyol untuk menghadiri pertemuan ketujuh negara-negara koalisi yang mengirimkan pasukannya untuk menggempur kelompok ISIS/ISIL. Demikian diumumkan Angkatan Bersenjata Turki (TSK) hari Senin (26/10/2015).
Akar berada di Madrid untuk menghadiri pertemuan dengan pimpinan angkatan bersenjata dari negara-negara yang tergabung dalam koalisi anti-ISIS, dan akan segera kembali ke Turki setelah menghadiri pertemuan itu, lapor kantor berita Anadolu seperti dilansir Hurriyet.
Pada bulan Juli lalu, Turki mengambil langkah awal bergabung ke dalam koalisi anti-ISIS dengan mengizinkan pesawat-pesawat tempur milik Amerika Serikat berbasis di Pangkalan Udara Incirlik, Provinsi Adana, bagian selatan Turki. Jet-jet tempur AS itu dipergunakan untuk melancarkan serangan udara atas ISIS yang berada di Suriah.
Pada 24 Juli, pesawat-pesawat tempur milik Turki juga melancarkan serangan udara atas ISIS di Suriah, serta pasukan pemberontak Kurdi, tetapi tidak sebagai bagian dari pasukan koalisi anti-ISIS pimpinan Amerika Serikat.
Akhir bulan Agustus, Kementerian Luar Negeri Turki mengumumkan bahwa pesawat tempur Turki bergabung dengan pasukan koalisi tersebut, untuk menggempur ISIS yang berada di wilayah Suriah.
Pertemuan di Madrid tersebut merupakan susulan dari sebuah pertemuan pada 23 Oktober di Wina, di mana Menteri Luar Negeri AS John Kerry bertemu dengan sejawatnya dari Rusia, Turki dan Arab Saudi, guna membahas cara mengakhiri konflik di Suriah.
Sehari sebelum pertemuan di Wina itu, Jenderal Akar menerima kedatangan pimpinan Angkatan Bersenjata Arab Saudi Jenderal Abdurrahman bin Saleh Al-Banyan, dan menggelar pertemuan tertutup di Ankara.*