Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Tony Abbott Usul “Reformasi Islam”, Pendapatnya Dianggap Sama dengan Donald Trump

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 10 Desember 2015 16:03 4:03 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 10 Desember 2015 15:38
Bagikan
Mantan PM Australia Tony Abbot
Bagikan

Hidayatullah.com–Partai Buruh Australia menuding bekas perdana menteri Tony Abbott sama dengan bakal calon presiden AS dari Partai Republik Donald Trump, terkait komentar kedua orang ini terkait Islam.

Jika Trump menyatakan akan melarang pendatang Muslim datang ke Amerika, Abbott dalam wawancara terbaru dengan kelompok media milik Ruppert Murdoch Sky News menyatakan “Islam perlu melakukan revolusi keagamaan”.

Sebagaimana diketahui, dalam sebuah wawancara terbaru pada (08/12/2015), mantan Perdana Menteri Australia, Tony Abbott, mengatakan, perlu ada “revolusi agama” dalam Islam dan menyatakan “semua budaya tidaklah sama”.

“Semua hal-hal yang Islam tak pernah miliki – sebuah reformasi, pencerahan, konsep pemisahan gereja dan negara yang dikembangkan dengan baik – itu perlu terjadi,” sambung Tony Abbott dikutip ABC Rabu (08/12/2015).

Ia menerangkan, “Tapi kami tak bisa melakukannya; Muslim harus melakukan ini untuk diri mereka sendiri Tapi kita harus bekerja dengan orang-orang yang mendorong ke arah itu.”

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Semua budaya itu tidak sama dan, terus terang, budaya yang percaya pada kesopanan dan toleransi jauh lebih disukai ketimbang budaya yang berpikir bahwa Anda bisa membunuh dalam nama Tuhan, dan kita harus siap untuk mengatakan itu,” sambungnya.

Mantan PM Abbott berada di Singapura dan selanjutnya akan membahas Islam serta ekstrimisme. Ia juga dijadwalkan akan bertemu dengan Perdana Menteri Singapura, Lee Hsien Loong.

Tony dengan Donald Trump

Tak urung, pernyataan Abbott langsung memicu tanggapan. Politisi Partai Buruh Andrew Leigh menyebut pernyataan Abbott itu sebagai “hal yang aneh”.

“Saya tidak percaya kalau Abbott sekarang mengambil peranan seperti yang dimainkan Donald Trump,” kata Leigh.

“Saya kira sekarang orang tidak percaya lagi bahwa dialog dengan masyarakat Islam di Australia bisa dipimpin oleh perdana menteri,” tambahnya.

Ed Husic, politisi Partai Buruh lainnya, dan satu-satunya anggota DPR Australia yang beragama Islam, menilai pernyataan Abbott ini merupakan bagian dari upaya “menjadikan politik Australia senada dengan Donald Trump”.

Pemimpin Partai Buruh yang juga pemimpin oposisi Bill Shorten bahkan menyatakan komentar Abbott itu mengandung unsur “penghinaan”.

“Membuat pernyataan mengenai keunggulan budaya dan agama tertentu sangat tidak produktif. Bahasa penghinaan seperti ini justru merusak upaya kohesi sosial dan saling menghargai dalam masyarakat Australia,” kata Shorten.

Ucapan-ucapan senada dengan yang dilontarkan Abbott ini, kata Shorten, berpotensi mengganggu upaya pihak keamanan dalam menjaga keamanan nasional.

Sebelumnya Trump di AS menyatakan perlunya melarang semua pendatang Muslim ke negara itu karena menurut dia “sebagian besar masyarakat Islam benci orang Amerika”.

Komentar Trump itu langsung menuai kecaman bahkan dari Dick Cheney yang bekas politisi Partai Republik, yang menyatakan larangan semacam itu bertentangan dengan nilai-nilai yang dibela oleh Amerika sendiri.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:islamPerdana Menteri AustraliaTony Abbot
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya PM Davutoglu: Moskow Berusaha Melakukan Pembersihan Etnis di Utara Suriah
Tulisan selanjutnya Ini Tips-tips Penting Berdakwah di Ibukota [1]

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Berita
3 Juni 2026 16:00
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?