Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pimpin Misa Malam Natal Naik Hoverboard, Pendeta Filipina Diberhentikan

Ama Farah
Terakhir diupdate: 1 Januari 2016 13:34 1:34 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 1 Januari 2016 13:34
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Seorang pendeta Katolik di Filipina diberhentikan sementara dari tugasnya oleh keuskupan setempat, setelah rekaman video yang menampakkan dirinya naik hoverboard saat memimpin misa Malam Natal beredar luas.

Pendeta, yang tidak disebutkan namanya itu, terlihat mondar-mandir dengan papan elektrik mirip skateboard di gang antara tempat duduk jemaat sebuah gereja di Provinsi Laguna, sambil menyanyikan lagu pujian.

“Tindakan itu salah,” kata Keuskupan Katolik Roma San Pablo di laman Facebook-nya seperti dikutip BBC Rabu (30/12/2015).

Dalam pernyataannya Keuskupan San Pablo mengatakan bahwa Ekaristi adalah bentuk peribadatan di gereja yang paling tinggi, yang harus dilakukan dengan penuh penghormatan dan khidmat. Acara itu bukan tempat di mana seseorang mempertunjukkan sesuatu agar mendapat perhatian.

Ditambahkan pula, kejadian tersebut merupakan alarm peringatan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Salah satu versi video yang diunggah oleh kelompok tradisionalis Katolik bernama Noovos Ordo ke laman Facebook mendapat beragam tanggapan pro dan kontra.

Romy Vicente, seorang warga Katolik Filipina, mengatakan aksi yang dilakukan pendeta itu “menggelikan”. “Bagaimana bisa kamu bermeditasi jika melihat kejadian seperti itu dalam gereja ketika misa suci sedang digelar?”

“Ini menyenangkan,” kata Rob Trainor dari Kanada. “Saya seorang penganut Katolik Roma tetapi bukan orang yang rutin mengikuti misa. Jika ada lebih banyak pendeta seperti ini, saya mungkin akan berusaha untuk kembali mengikuti misa. Jika orang menyerukan agar mempertahankan tradisi, kalian mungkin akan kehilangan [jemaat] bahkan dari kalangan Katolik yang paling bersemangat.”

Bagi seorang pengguna Facebook bernama Mark Lewis, penggunaan hoverboard oleh pendeta itu menunjukkan upaya keras Gereja Katolik untuk mengikuti perkembangan zaman.

Filipina merupakan negara ketiga dengan jumlah penganut Katolik terbanyak di dunia, sekitar 80 juta.

Dengan 81% populasi mengaku sebagai penganut Katolik, budaya yang berkembang di masyarakat sangat dominan diwarnai dengan ajaran gereja. Hukum yang berlaku di negara itu bahkan dibuat dengan kerangka ajaran, nilai dan tradisi Katolik.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Sandy, Penyanyi Mesir Nyatakan Berhenti dari Profesi dan Beristighfar
Tulisan selanjutnya BMH Bandung Akhiri 2015 dengan Menggelar Khitan Barakah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Berita
3 Juni 2026 09:20
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?