Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Remaja Jerman Ungkap Status Warga Kehormatan Hitler di Uetersen Tidak Pernah Dilucuti

Ama Farah
Terakhir diupdate: 3 Februari 2016 06:48 6:48 am
Ama Farah
Dipublikasikan 3 Februari 2016 06:48
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Sekelompok remaja Jerman mendapatkan penghargaan karena telah menggali masa lalu Nazi di kampung halaman mereka, Uetersen, dan membuktikan bahwa Hitler tidak pernah dilucuti statusnya sebagai warga kehormatan di kota itu.

Dilansir Deutsche Welle Selasa (2/2/2016), delapan remaja itu mendapatkan penghargaan keberanian sipil nasional Jerman atas proyek sekolah mereka, yang membuktikan Hitler tidak pernah dicoret dari status warga Uetersen yang diberikan secara istimewa oleh pemerintah kota itu di masa lampau.

Para pelajar itu menghabiskan waktu lebih dari satu tahun untuk menyelesaikan proyek sekolahnya. Mereka menanyai walikota setempat, yang kemudian menanyai Bundestag (lembaga konstitusi dan legislatif Jerman di tingkat federal). Baik Walikota Uetersen maupun Bundestag merujuk kepada artikel di Wikipedia yang menyatakan bahwa status warga kehormatan Hitler di Uetersen dicabut saat kematiannya pada tahun 1945.

Namun, klaim artikel di Wikipedia itu dibantah oleh hasil penelitian delapan remaja Jerman tersebut. Pihak pemerintah Uetersen kemudian mengoreksi kesalahan dengan mencabut secara resmi status kehormatan Hitler itu dalam sebuah perayaan yang digelar pada Desember tahun lalu. Akhir Januari kemarin di kota Hamburg, hasil kerja keras mereka diganjar dengan penghargaan Bertini.

Dalam video berdurasi delapan menit yang dibuat untuk tugas pelajaran sosiologi, para pelajar Jerman itu mengemukakan kecurigaan mereka mengenai status warga kehormatan yang diberikan kepada Hitler oleh pemerintah kota Uetersen.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Video itu dimulai dengan pernyataan bahwa Hitler diberi status warga kehormatan di Uetersen pada tahun 1934, satu tahun setelah dia menduduki puncak kekuasaan di Jerman. Pemberian status itu diterima Hitler dalam bentuk tertulis.

Para pelajar itu kemudian mewawancarai pihak walikota untuk memastikan apakah status tersebut benar-benar telah dicabut dan adakah bukti pendukungnya.

Menurut para pelajar itu, Walikota Uetersen –yang menolak disorot kamera– merujuk pada artikel di Wikipedia untuk membuktikan bahwa status istimewa yang diberikan kepada Hitler itu telah dicabut.

Setelah ditelusuri, penulis artikel di Wikipedia itu ternyata juga tidak memiliki bukti tentang pencabutan status warga kehormatan Hitler. Sementara seorang pejabat kota lainnya, Adolf Bergmann, hanya bisa mengatakan dia pernah mendengar jika dewan kota telah melucuti status Hitler itu pada tahun 1946 dan keputusannya dibuat dalam dokumen tertulis yang entah disimpan di mana.

Pada saat yang sama, Walikota Uetersen Andrea Hansen menanyakan perihal yang sama kepada badan riset di parlemen Jerman (Bundestag). Ternyata Bundestag juga merujuk ke artikel di Wikipedia yang tidak memiliki bukti tersebut.

Sekitar 4.000 kota dan desa di Jerman (dan beberapa di Austria) menjadikan Hitler sebagai warga kehormatan semasa hidupnya. Setelah rezim Nazi yang dipimpinnya runtuh, sebagian dari pemerintah kota dan desa itu mencabut status kehormatan tersebut, karena kekejaman dan kediktatoran Hitler. Namun, masih ada puluhan kota dan desa yang belum mencabut status itu secara formal.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya MIAI: Wadah Ukhuwah Islamiyah [4]
Tulisan selanjutnya Ormas Islam Belasungkawa Kepergian Ketua MUI Sorong, Anderson Meage

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

Berita
18 Juli 2026 10:26
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?