Hidayatullah.com—Mantan anggota intelijen Libya yang disangka sebagai pelaku pengeboman Lockerbie 1988, Abdul Bassit Al Meghari meninggal dunia pada usia 59 tahun, kata saudara laki-lakinya pada hari Ahad (20/05/2012), lansir Al Arabiya.
Kepada Reuters Abdul Hakim mengatakan bahwa saudara laki-lakinya itu meninggal dunia di rumah setelah lama menderita kanker.
Tiga tahun lalu, Al Megrahi, satu-satunya tersangka yang diadili dan dihukum dalam kasus Lockerbie, dibebaskan dari penjara di Skotlandia atas dasar kemanusiaan terkait kondisi kesehatannya yang terus memburuk. Dokter yang memeriksanya ketika itu mengatakan bahwa usia Meghari hanya tinggal 3 bulan saja dan ia akan mati karena kanker prostat yang dideritanya.
Melihat kenyataan bahwa Al Meghari masih hidup setelah lewat tiga bulan, kemudian banyak pihak di Eropa dan Amerika Serikat yang menyerukan agar pria itu dijebloskan kembali ke penjara.
Sebanyak 259 penumpang dan awak pesawat, serta 11 orang warga Skotlandia di darat tewas saat satu paket bom dalam tas di pesawat Pan Am nomor penerbangan 103 meledak di atas kota Lockerbie, Skotlandia, dalam perjalanan dari London menuju New York. Kebanyakan penumpangnya adalah para mahasiswa Amerika Serikat yang akan pulang untuk liburan Natal.
Tidak banyak yang diketahui tentang Abdul Bassit Al Meghari. Tetapi, ia sering disebut dan diberitakan sebagai anggota intelijen Libya pada masa rezim Muammar Qadhafi.*