Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Rafsanjani Sebut Penguasa Baru Saudi Bahayakan Keamanan Iran

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 14 Januari 2016 17:02 5:02 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 14 Januari 2016 17:01
Bagikan
Mantan Presiden Iran, Ali Akbar Hashemi Rafsanjani dan Kanselir Jerman Gerhard Schroeder
Bagikan

Hidayatullah.com–Mantan Presiden Iran, Ali Akbar Hashemi Rafsanjani yang juga Ketua Dewan kemanfaatan (EC) Akbar Hashemi Rafsanjani mengkritisi kebijakan-kebijakan politik luar dan dalam negeri penguasa baru Saudi yang mengarah pada perang akan membahayakan keamanan Iran.

Dia mengulang pernyataannya dalam sebuah pertemuan dengan Kanselir Jerman Gerhard Schroeder, yang berada di Teheran sebagai delegasi ekonomi politik, pada Senin (11/01/2016) sebagaimana dikutip theiranproject.com dari IRNA.

Pada pertemuan itu, dua pihak mendiskusikan tentang hubungan ekonomi, politik, ilmu pengetahuan, dan pendidikan antara Iran dan Jerman serta isu-isu nasional dan internasional, khususnya isu tentang Suriah, Iraq, Afghanistan, Libya dan keadaan darurat kelompok teroris ISIS dan juga naik turunnya tensi hubungan antara Iran dan Arab Saudi.

Menjawab pertanyaan dari Schroeder tentang Suriah, Rafsanjani menjelaskan situasi di Suriah sangat rumit dan banyak dari milisi pembebasan yang telah tersebar di berbagai wilayah dan tidak terikat pada organisasi, memanfaatkan situasi di Suriah.

Rafsanjani menggarisbawahi bahwa para pejuang pembebasan di Suriah adalah ‘orang-orang yang menginginkan perang’ dan dia menambahkan bahwa Iran merasa khawatir pada Suriah, karena krisis  menyebabkan bencana kemanusiaan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Menanggapi ketegangan hubungan Iran-Arab Saudi, yang ditanyakan oleh Schroeder, Rafsanjani mengatakan bahwa aneh, amatir dan hasil manipulasi ekstrimis, yang dampak merugikan paling parah akan dialami Iran.

Tentang eksekusi al Nimr, Rafsanjani membelanya dengan mengatakan tokoh Syiah itu (Nimr) bukanlah teroris. [Baca: Kejahatan Tokoh Syiah Nimr Al- Nimr sehingga Dieksekusi di Arab Saudi]

Menyangkut  ibadah Haji bagi warga Iran, Rafsanjani mengatakan bahwa kebijakan Iran untuk mengurangi ketegangan dengan negara tetangga, terutama Arab Saudi, persoalan Haji dan minyak dapat membuat kedua negara lebih dekat.

Dia mengatakan bahwa Iran mempunyai poros dan peran dasar di dalam keamanan nasional dan tidak ingin keamanan itu dirusak karena perbedaan etnis, agama, dan politik.

Mengenai pentingnya kerjasama antara Iran dan Jerman dengan kapasitas dan alasan yang sama, ia mengatakan bahwa Iran dapat menjadi gerbang bagi perekonomian dan ilmu pengetahuan Jerman ke dalam negara yang berpenduduk 400 juta itu dan itu membutuhkan penguatan dan perluasan hubungan dan kerjasama.

Ia mengatakan, Iran sebagai pusat energi dunia yang penting dan teknologi modern yang dimiliki Jerman dapat menjadi dasar kerjasama ekonomi, industri dan ilmu pengetahuan, bahkan dalam penggunaan energi terbarukan.

Schroeder menyatakan merasa puas atas kunjungannya di Teheran dan mempertegas niat negaranya untuk menciptakan hubungan yang lebih lanjut dengan Iran.

Mantan Kanselir Jerman itu juga mengatakan bahwa stabilitas, kedamaian, dan keamanan di wilayah itu bermanfaat bagi semua negara dan menunjuk pada situasi di Suriah dia mengatakan bahwa perundingan Vienna harus dilanjutkan agar menghasilkan kebijakan berkelanjutan dalam hal keamanan di wilayah itu dan dunia tanpa memperhatikan kebijakan-kebijakan singkat dari negara-negara tertentu.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Akbar Hashemi RafsanjaniiranSaudisyiah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Soal Teror Bom, TV Tak Kunjung Pinter!
Tulisan selanjutnya Pasca Bom Sarinah, Mabes Polri Imbau Warga Jakarta Tenang

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sembunyikan Pisau di Kaos Kaki Pria Indonesia Terancam Hukuman Cambuk di Singapura

Berita
30 Agustus 2026 10:37
10 Ribu Porsi Bakso untuk Ukhuwah di Muktamar NU
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
Mayat Hanyut Hingga ke India, Korban Jiwa Banjir Nepal-China 750 dan >3.000 Orang Hilang

Terbaru

  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?