Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Demi Zionis, 46 Tahun AS Menutupi Serangan atas USS Liberty

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 11 Juni 2012 08:57
Bagikan
Demi Israel, AS diam selama 46 tahun. Bagaiamana jika yang menyerang itu Afghanistan?
Bagikan

Hidayatullah.com—Amerika dikenal sebagai pelindung Zionis-Israel. Fakta itu sangat nampak  jika mengingat serangan yang terjadi pada tanggal 8 Juni 1967,  ketika Israel menyerang kapal perang USS Liberty bernilai 40 juta USD dengan menewaskan 34 awaknya.

Meski 45 tahun telah berlalu sejak Israel menyerang sebuah kapal Angkatan Laut AS di perairan internasional, namun hingga kini pemerintah AS masih enggan menunjukkan reaksi tentang peristiwa tersebut.

Tanggal 8 Juni merupakan hari ketika pesawat dan kapal tempur Israel menyerang kapal intelijen Angkatan Laut AS USS Liberty yang menewaskan 34 awak dan melukai 174 lainnya.

Saat itu, USS Liberty adalah kapal mata-mata paling canggih dalam jajaran Angkatan Laut AS yang hancur total akibat serangan pasukan Israel.

Meski berjam-jam sebelum serangan terjadi hasil dari pengintaian Israel menyebutkan bahwa kapal tersebut adalah milik militer Amerika, namun para pejabat Israel mengklaim bahwa serangan itu semata-mata sebuah kecelakaan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pasca serangan, media AS dilarang menyinggung berita dan laporan apa pun terkait insiden tersebut selama 46 tahun terakhir.

Serangan itu terjadi pada tanggal 8 Juni 1967 ketika Israel terlibat perang dengan Mesir, Suriah dan Yordania dalam perang ketiga dengan negara-negara Arab.

Washington khawatir Israel mungkin melancarkan serangan terhadap sekutu dekat Uni Soviet saat itu yaitu Suriah yang akan membuka konfrontasi dua negara adidaya.

Washington mengirim USS Liberty, yang bisa memantau semua jenis komunikasi dalam radius 500 mil, dalam rangka memastikan agar Israel tidak nekat berkonfrontasi dengan Suriah.

Mengetahui misi kapal tersebut, Menteri Peperangan Israel Moshe Dayan memerintahkan pasukan Israel untuk menyerang USS Liberty.

Seorang awak kapal USS Liberty yang menolak namanya dipublikasikan mengatakan, “Setelah mengintai USS Liberty selama lebih dari sembilan jam dengan pesawat hampir per jam dan pelacakan radar, angkatan udara dan laut Israel menyerang kapal kami di perairan internasional tanpa peringatan.”

“Pasukan Israel menyerang tanpa peringatan dan tanpa mencoba untuk menghubungi kami. 34 orang tewas dalam serangan itu dan 174 cedera,” tuturnya.

Tentu masalahnya akan lain jika yang melakukan itu adalah Negara-negara dengan penduduk Muslim.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Bantuan Kemanusiaan 17 Negara Arab Sampai di Gaza
Tulisan selanjutnya Saudi Alami Krisis Imam Masjid

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat

Berita
20 Juli 2026 11:05
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Terbaru

  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
  • Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?