Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pulang ke Inggris, Wanita Ini Dibui 6 Tahun karena Gabung ISIS di Suriah

Ama Farah
Terakhir diupdate: 2 Februari 2016 23:46 11:46 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 2 Februari 2016 23:46
Bagikan
Tareena Shakil.
Bagikan

Hidayatullah.com—Ibu muda berusia 26 tahun yang membawa serta putranya ke Suriah dijatuhkan hukuman penjara enam tahun karena bergabung dengan kelompok ISIS.

Tareena Shakil, bekas pekerja kesehatan dari Birmingham, bagian tengah England, menjadi wanita warganegara Inggris pertama yang dinyatakan bersalah karena bergabung dengan ISIS sepulangnya dari Suriah.

Shakil membantah dirinya bergabung dengan kelompok ISIS, dengan mengatakan dia hanya ingin hidup di bawah hukum syariah. Namun, pengadilan menunjukkan foto-foto dirinya saat berada di Suriah berpose di bawah bendera ISIS. Dia juga dinyatakan bersalah mendorong aksi terorisme lewat media sosial.

“Tareena Shakil meradikalisasi dirinya sendiri dengan melihat materi-materi ekstrimis di internet, sebelum meninggalkan Inggris,” kata Asisten Kepala Polisi Marcus Beale, seperti dikutip Euronews Selasa (2/2/2016).

“Menurut pemeriksaan kami, dia tidak naif. Dia benar-benar memiliki maksud jelas ketika meninggalkan Inggris, mengirim tweet mendorong orang untuk melakukan aksi terorisme di sini dan ketika membawa anaknya yang masih kecil untuk bergabung dengan Daesh (ISIL) di Suriah.”

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Foto-foto yang disita dari telepon selulernya menunjukkan Shakil berpose sambil membawa senjata dan penutup balaclava (penutup kepala, wajah dan leher seperti banyak dipakai perampok bersenjata). Foto lainnya menunjukkan dia membawa ransel berlogo ISIS bersama seseorang yang memegang senjata api. Diperkirakan foto itu diambil ketika dia berada di Suriah.

Shakil, yang tinggal di Suriah selama tiga bulan, ditahan tahun 2015 oleh aparat kontraterorisme ketika dia kembali ke Inggris.

Pihak keamanan memperkirakan sekitar 600 warganegara Inggris ikut bergabung dengan ISIS dan kelompok bersenjata lainnya di Suriah dan Iraq. Kebanyakan dari mereka pergi ke wilayah konflik itu melalui Turki. Sekitar setengah dari jumlah tersebut diperkirakan sudah kembali ke Inggris.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya MIAI: Wadah Ukhuwah Islamiyah [3]
Tulisan selanjutnya Suhu Dingin Ekstrim, Hotel Turki Gratiskan Tarif untuk Pengungsi dan Orang Fakir

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara

Berita
31 Mei 2026 05:45
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center

Terbaru

  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?