Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Ledakan di Kabul Puluhan Tewas Ratusan Luka, Taliban Mengaku Pelakunya

Ama Farah
Terakhir diupdate: 19 April 2016 19:21 7:21 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 19 April 2016 19:21
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Sedikitnya 28 orang tewas dan 329 lainnya luka-luka dalam ledakan besar di jantung ibukota Kabul, kata polisi dan pejabat Afghanistan.

Seorang pelaku bom bunuh diri meledakkan sebuah kendaraan dan sejumlah pria bersenjata menyerbu daerah itu. Pejabat setempat mengatakan baku-tembak sudah usai dan lokasi kejadian telah dibersihkan, lapor BBC Selasa (19/4/2016).

Seorang juru bicara Taliban mengatakan kelompoknya sebagai pelaku serangan itu.

Serangan itu terjadi satu pekan setelah Taliban mengumumkan “Operation Omari”, rangkaian serangan baru musim panas tahun ini.

Baca berita sebelumnya, “Operation Omari” Rangkaian Serangan Baru Taliban di Afghanistan Dimulai Kembali

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Seorang Jenderal Mengusulkan Amerika Kembali Serang Taliban

Ledakan itu terjadi pada jam sibuk di pagi hari di Pul-e-Mahmud, sebuah kawasan ramai di mana terletak banyak rumah penduduk, masjid, sekolah, serta tempat usaha. Tempat itu berdekatan dengan Kementerian Pertahanan, beberapa kantor kementerian lain, serta kompleks militer.

Tentara dan personel keamanan dikabarkan termasuk menjadi korban, tetapi mayoritas adalah warga sipil, lapor wartawan BBC di Kabul.

Ledakan menghancurkan kaca-kaca jendela hingga 1km jauhnya. Mengutip keterangan seorang petugas kepolisian, Associated Press melaporkan bahwa ledakan itu merupakan salah satu yang terbesar yang pernah didengarnya, dan polisi itu mengaku tidak dapat melihat dan mendengar apapun sampai 20 menit setelah terjadi ledakan.

Sepertinya ledakan pertama adalah upaya membuka jalan bagi pasukan Taliban memasuki daerah tersebut, sebuah taktik yang biasa dipakai oleh mereka.

Laporan-laporan yang belum dapat dikonfirmasi menyebutkan mereka berhasil menerobos pertahanan Direktorat Keamanan Nasional, kantor utama dinas intelijen yang bertugas melindungi para pejabat tinggi.

Istana kepresidenan, yang hanya berjarak beberapa ratus meter dari lokasi ledakan, mengutuk serangan tersebut.

“Serangan pengecut teroris semacam itu tidak akan memperlemah tekad dan kemauan pasukan keamanan Afghanistan dalam memerangi terorisme.”

Pesan dari Presiden Ashraf Ghani lewat Twitter menyebutkan bahwa serangan teroris di dekat Pul-e-Mahmud Khan menunjukkan kekalahan musuh ketika berhadap-hadapan langsung dengan ANSDF (Pasukan Keamanan dan Pertahanan Nasional Afghanistan).*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Suamimu, Surgamu dan Nerakamu!
Tulisan selanjutnya Dibanding Terorisme, Banjir Migran Lebih Menakutkan Bagi Eropa

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing

Berita
2 September 2026 15:07
Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
AHWA Tetapkan KH. Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU 2026–2031
Lima Nama Bakal Caketum PBNU Disepakati, Ada Gus Kikin, Yahya Staquf hingga Kiai Zulfa
DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah

Terbaru

  • Tidak Bermanfaat Bagi Negara, Kenya Depak Raksasa Kimia India Tata Chemicals
  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?