Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Kunjungi Penjajah Israel, Menlu Mesir Serukan Solusi Dua Negara

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 11 Juli 2016 10:33 10:33 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 11 Juli 2016 11:00
Bagikan
Menlu Mesir Sameh Shoukry dan PM Israel Benyamin Netanyahu
Bagikan

Hidayatullah.com–Menlu Mesir hari ahad (10/07/2016) melakukan kunjungan langka ke Israel dan mengatakan negaranya tetap menjadi pendukung “teguh dan tidak tergoyahkan” bagi perjanjian perdamaian antara Israel dan Palestina.

Namun, Menlu Mesir Sameh Shoukry juga memperingatkan bahwa kondisi-kondisi untuk mencapai solusi dua negara itu terus mengalami kemerosotan.

Dikutip Voice of America, kunjungan Sameh Shoukry adalah kunjungan resmi pertama ke Israel sejak 2007 dan mencerminkan hubungan kuat tapi tidak dibesar-besarkan yang terjalin antara kedua negara dalam beberapa tahun terakhir. Kementerian Luar Negeri Mesir mengatakan kunjungan Shoukry itu untuk menghidupkan kembali proses perdamaian Israel-Palestina.

Upaya-upaya perdamaian tidak mengalami kemajuan sejak Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menjabat tahun 2009. Putaran terakhir perundingan yang dipimpin Amerika ambruk dua tahun lalu setelah kedua pihak tidak sepakat atas bentuk perjanjian perdamaian di masa depan.

Palestina ingin mendirikan negara merdeka di Tepi Barat, Yerusalem timur dan Jalur Gaza – lahan yang direbut Israel tahun 1967 dalam perang Timur Tengah. Netanyahu mendukung ide pembentukan negara Palestina tapi menolak kembali ke perbatasan Israel pra tahun 1967 dan terus membangun permukiman-permukiman Yahudi di lahan-lahan pendudukan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Berbicara dalam konferensi pers bersama Netanyahu, Shoukry mengatakan “visi penyelesaian dua negara bukannya sulit dijangkau” namun mensyaratkan “langkah-langkah untuk membangun kepercayaan”.

Inilah adalah kunjungan pertama menteri luar negeri Mesir ke Israel selama satu dekade belakangan. Bulan lalu, Sameh Shoukry menemui Presiden Palestina, Mahmoud Abbas, di Tepi Barat.

Seperti diketahui, lebih dari setengah warga Palestina tidak mendukung solusi dua negara sebagai jalan keluar konflik dengan Israel. Menurut survei yang dirilis Senin (21/09/2015), mereka menolak tujuan yang digadang-gadang diplomasi internasional tersebut.

Survei dilakukan Palestinian Centre for Policy and Survey Research. Grup penelitian utama di teritorial Palestina ini menemukan 51 persen menolak solusi dua negara.

Sementara itu, milisi pejuang pembebasan Palestina Hamas juga mengatakan, solusi “mengakui dua negara’  sama halnya menerima dan mengakui pendudukan/penjajahan Israel atas Palestina.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:israelMesirpalestinapenjajahsolusi dua negara
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ukhuwah Hiasi Pelaksanaan Idul Fitri Warga RI di Negeri Gajah Putih
Tulisan selanjutnya Bangladesh Larang Peace TV Zakir Naik

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Feature

Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026

Feature
30 Mei 2026 17:30
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?