Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Tokoh Katolik Australia Minta Penyelidikan Terhadap Polisi terkait Tuduhan Pelecehan Seksual

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 29 Juli 2016 11:18 11:18 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 29 Juli 2016 11:18
Bagikan
Uskup Agung Sydney, George Pell.
Bagikan

Hidayatullah.com–Salah satu tokoh paling senior Katolik di Australia Kardinal George Pell telah meminta dilakukan penyelidikan terhadap beberapa kalangan di dalam tubuh Kepolisian Victoria dan media ABC dengan tuduhan  bersekongkol untuk “membelokkan jalan keadilan’.

Daftar isi
  • Pengakuan Saksi
        • Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Hari Rabu (27/07/2016) malam televisi ABC dalam program 7.30  membeberkan rincian mengenai tuduhan pelecehan seksual yang dilakukan oleh Kardinal Pell.

Polisi Victoria mengukuhkan bahwa mereka menyelidiki beberapa laporan selama lebih dari satu tahun, namun tidak pernah meminta untuk mewawancarai Kardinal Pell.

Kardinal Pell dengan keras membantah tuduhan tersebut, dan menuduh ABC melakukan kampanye untuk memburukkan namanya.

Seperti diketahui, ABC hari Kamis (28/07/2016) pagi mengeluarkan pernyataan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Polisi Victoria bukanlah menjadi sumber laporan yang dimuat di program 7.30. ” kata pernyataan tersebut dikutip Australiaplus.

“Dan juga bukan karena adanya saksi yang menghubungi ABC. Laporan itu adalah hasil dari kegiatan jurnalistik yang kami lakukan di lapangan selama beberapa bulan, yang termasuk mencari orang yang mau berbicara dengan kami di depan kamera.”

“Jelas ada kepentingan publik dalam melaporkan masalah ini.”

“Kardinal George Pell adalah tokoh publik penting, tokoh senior di Gereja Katolik dan dia juga memiliki tanggung jawab langsung sebagai bagian dari Gereja dalam masalah pelecehan seksual terhadap anak-anak.”

Pengakuan Saksi

Lyndon Monument mengatakan kepada 7.30 bahwa dia sudah membuat pernyataan kepada Polisi Victoria bahwa dia ketika masih remaja di akhir tahun 1970-an,  Kardinal Pell yang ketika itu masih mejnadi pastor di Ballarat meraba-raba dirinya di tempat yang tidak seharusnya ketika mereka berada di kolam renang Eureka.

“Tangannya meraba alat vital, dan bermula dari bagian luar celana renang, dan kemudian perlahan tangannya akan meraba bagian depan celana renang saya.” katanya.

Kepala Keuangan Vatikan Bersedia Jadi Saksi Kasus Pedofilia di Lingkungan Gereja

Dalam pernyataan kepada polisi, mantan teman sekolah Monument, Damian Dignan, juga membuat tuduhan yang serupa mengenai perilaku George Pell di kolam renang.

“Dia akan meraba, di bagian depan, di sekitar anus.” katanya.

Namun istri dan mantan manajer kolam renang Eureka mengatakan kepada 7.30 dan polisi, bahwa dia tidak pernah melihat Kardinal Pell menunjukkan perilaku yang membuatnya khawatir.

Seorang warga asal Torquay Les Tyack memberikan pernyataan kepada Polisi Victoria, mengatakan bahwa di tahun 1980-an, dia melihat George Pell berdiri telanjang di depan tiga remaja laki-laki di ruang ganti di klub surfing setempat.

Tyack mengatakan kepada 7.30: “Saya berpikiran hal itu tidak pantas. Situasi yang aneh dimana seorang pria dewasa berdiri telanjang di depan tiga remaja laki-laki.”

“Ketika remaja itu pergi, saya kemudian mengatakan kepada George Pell ‘saya tahu apa yang ingin kamu lakukan. Pergi dari sini. Bila saya melihat kamu di sini lagi, saya akan memanggil polisi.”

7.30 mengatakan polisi juga menyelidiki laporan bahwa Kardinal Pell melakukan pelecehan seksual terhadap dua remaja pria anggota koor ketika Pell menjadi Uskup Melbourne di tahun 1990-an.

Namun Kardinal Pell menolak diwawancarai oleh 7.30 namun dalam sebuah pernyataan mengatakan ‘laporan bahwa dia melakukan pelecehan seksual terhadap seseorang, di satu tempat, di satu masa dalam kehidupannya, sama sekali tidak benar, dan salah sepenuhnya.”

Kardinal Pell berhak mendapatkan perlakuan tidak bersalah, dan polisi dan pihak penuntut akan memutuskan apakah berbagai laporan itu bisa menjadi tuduhan resmi.

Uskup Agung Melbourne saat ini Denis Hart mengeluarkan pernyataan mengatakan bahwa dia sudah mengenal Kardinal Pell selama lebih 55 tahun, dan tuduhan 7.30 tidak mencerminkan pria yang dikenalnya tersebut, dan tindakan yang sudah ditunjukkan selama dia mengenal Pell.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:gerejapelecehan seksvatikan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Akhir Perjalanan Gembong Narkoba Freddy Budiman
Tulisan selanjutnya Founder AQNU: Umat Islam Sebaiknya Punya Pusat Informasi Bisnis

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

Berita
4 Juni 2026 14:01
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?