Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Setelah Jungle Otoritas Prancis Bersihkan Wilayah Timur Laut Paris dari Tenda Migran

Ama Farah
Terakhir diupdate: 5 November 2016 11:34 11:34 am
Ama Farah
Dipublikasikan 5 November 2016 11:34
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Pihak berwenang sejak Jumat dini hari (4/11/2016) membersihkan lebih dari 3.000 migran dan pengungsi dari sebuah kamp di bagian timur laut ibukota Paris.

Operasi itu, yang ditujukan untuk melucuti tenda-tenda yang bertebaran di dekat Canal Saint-Martin di bawah jembatan kereta di distrik Stalingrad, berjalan mulus.

Petugas mengumpulkan beberapa ratus pria migran tidak lama sebelum pukul 6 pagi di belakang garis polisi di bagian kamp yang ditempati pendatang asal Afghanistan, lapor Radio France Internationale (RFI).

Bus-bus disiapkan untuk mengangkut mereka pada pagi hari menuju pusat-pusat penampungan di sekitar daerah Ile-de-France.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Kami mengirim para migran ke pusat-pusat akomodasi lama dan baru dan sementara ke gedung olah raga sampai mereka mendapatkan tempat di penampungan, di mana mereka bisa istirahat, tidur, makan serta membuat aplikasi suaka,” kata Kepala Kepolisian Paris Michel Cadot kepada RFI.

“Prioritas pertama yang dipustuskan oleh presiden republik ini adalah menempatkan mereka di penampungan. Yaitu memperlakukan mereka secara bermartabat. Itulah yang kami lakukan,” imbuhnya.

Kedatangan bus pertama sebelum fajar disambut dengan sorakan suka cita.

“Saya tidak tahu kami akan dibawa ke mana,” kata Khalid, 28. “Yang penting buat saya adalah dapat surat-surat. Saya sudah di sini di tenda selama sebulan. Senang bisa pergi dari sini.”

Aksi pembersihan kawasan timur laut Paris dari kemah-kemah migran itu dilakukan setelah operasi besar serupa pekan lalu dilakukan di “Jungle”, kawasan hijau di dekat pelabuhan Calais yang dijadikan perkemahan oleh migran dan pengungsi.

Sekitar 6.000 orang, kebanyakan asal Afghanistan, Sudan dan Eritrea berkemah dalam kondisi mengenaskan di Jungle.

Sebelumnya kamp bawah jembatan di Paris itu sudah dua kali dibersihkan, pada bulan Juli dan September. Namun, para pendatang asing kembali menempati tempat tersebut dan melebar hingga ke area pejalan kaki. Terakhir diyakini sekitar 3.000 orang migran dan pengungsi tidur di sana, kata sebuah sumber yang dekat dengan operasi tersebut.

“Tidak terjadi kekerasan tetapi jelas mereka tidak membiarkan jurnalis masuk,” kata Helene, seorang sukarelawan yang mengumpulkan tenda-tenda yang ditinggalkan setelah para migran diangkut ke tempat penampungan.

Helene mengatakan kepada RFI bahwa dia rutin datang ke Stalingrad pekan-pekan terakhir, dan menurutnya sebagian orang mungkin akan kembali ke tempat itu.

“Kita tidak pernah benar-benar yakin tentang hal apapun, itu yang menyebalkan. Kita tidak tahu apakah mereka benar-benar akan diurus. Pusat-pusat penerimaan [migran] hanyalah sementara. Kami selalu kesulitan untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi,” imbuhnya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Anggota DPR; Aksi Bela Qur’an Tunjukkan Islam Ajaran Penuh Damai
Tulisan selanjutnya Politisi Golkar: Presiden Jangan Korbankan 250 Juta Rakyat demi Ahok

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika

Berita
31 Agustus 2026 19:36
Sembunyikan Pisau di Kaos Kaki Pria Indonesia Terancam Hukuman Cambuk di Singapura
Genosida Rwanda: Pengadilan Belanda Penjarakan Seorang Tersangka Seumur Hidup
Bahtsul Masail Qanuniyah Muktamar ke-35 NU akan Bahas RUU Perampasan Aset
Ahwa Mufakat Pilih Gus Kikin, Cicit Pendiri NU dari Tebuireng Jadi Ketum PBNU

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?