Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Jalan Kaki dari Misrata Membawa Perdamaian ke Tripoli

Ama Farah
Terakhir diupdate: 26 Desember 2013 09:40 9:40 am
Ama Farah
Dipublikasikan 26 Desember 2013 09:40
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Seorang atlet amatir Libya berjalan kaki menapaki jarak sepanjang 201 km membawa “pesan perdamaian” dari Misrata ke Tripoli.

Walid Abu Sala meninggalkan Misrata hari Selasa (24/12/2013) pagi untuk “membuktikan jalan yang menghubungkan ke dua kota itu aman, bertentangan dengan kabar yang beredar.”

Pria berusia 37 tahun itu sengaja memilih tanggal 24 Desember yang bertepatan dengan Hari Kemerdekaan Libya, untuk menegaskan pesan persatuan. Tujuan akhir perjalanannya, lapangan historis Maydan Asy-Syuhada, juga menyiratkan pesan bahwa Misrata dan Tripoli sama-sama berkorban dalam revolusi.

“Perjalanan saya tidak disponsori oleh lembaga pemerintah apapun,” kata teknisi telekomunikasi di kepolisian itu.

Ayah lima anak tersebut menegaskan, dia hanya ingin menunjukkan kepada publik bahwa semua orang dapat bepergian ke mana saja dengan bebas tanpa ada hambatan, meskipun banyak kabar beredar yang mengatakan bahwa kondisinya tidak aman.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sebagaimana diketahui, sejak penggulingan dan pembunuhan atas pemimpin Libya Muamar Qadhafi, negara di Afrika Utara itu terus menyaksikan kekerasan bersenjata di mana-mana.

Selama di perjalanan Abu Sala bertemu dengan banyak orang yang memberikan dukungan kepadanya. Sejauh ini, dia hanya berhenti untuk melakukan shalat, makan dan mengganti sepatunya.

“Ini merupakan petualangan publik saya yang pertama,” kata Abu Sala kepada Libya Herald.

Abu Sala berharap perjalanannya tidak akan melebihi 4 hari. “Saya bicara dengan seorang atlet profesional yang mengatakan bahwa perjalanannya akan memakan waktu 6 hari. Tetapi saya kira saya akan bisa menyelesaikannya dalam 2 atau 3 hari ke depan.”

Dia berharap di masa datang dalam perjalanannya ke berbagai kota, banyak orang akan mengikuti jejaknya. “Untuk menunjukkan rasa kasih sayang mereka kepada sesama dan kepada negara serta tentu saja kepada perdamaian yang akan mempersatukan Libya,” ujarnya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya PBB Minta Mesir Bebaskan 3 Aktivis Pro-Demokrasi
Tulisan selanjutnya Badai Dingin Putuskan Listrik >500.000 Rumah di Amerika dan Kanada

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

Berita
17 Juli 2026 15:23
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?