Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Trump Jegal Pembelian Qualcomm oleh Broadcom

Ama Farah
Terakhir diupdate: 13 Maret 2018 19:50 7:50 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 14 Maret 2018 07:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Upaya penguasaan Qualcomm oleh perusahaan berbasis di Singapura telah dijegal oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump dengan alasan membahayakan keamanan negara.

Hal tersebut diumumkan hari Senin (12/3/2018) oleh Gedung Putih, seperti dilansir DW.

Langkah tersebut diambil Trump setelah mendapat masukan dari Committee on Foreign Investments in the United States (CFIUS), yang mengkaji pembelian-pembelian perusahaan AS oleh pihak asing.

“Ada bukti kuat yang membuat kami meyakini bahwa Broadcom … melalui kontrol terhadap Qualcomm … kemungkinan akan membahayakan keamanan nasional Amerika Serikat,” kata Gedung Putih.

Dalam pernyataan itu, Trump memerintahkan agar kedua perusahaan “segera dan permanen membatalkan rencana pengambilalihan.”

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Broadcom menawarkan $121 miliar untuk mengambil alih kepemilikan perusahaan pembuat chip ponsel pintar Qualcomm. Jika dilaksanakan maka itu akan menjadi pengambilalihan termahal dalam sejarah industri teknologi.

Broadcom sekarang ini sedang dalam proses memindahkan markas besar legalnya ke Amerika Serikat, yang dijadwalkan akan rampung pada 3 April, sebelum Qualcomm menggelar voting pemegang saham soal pengambilalihan tersebut.

Broadcom mengatakan kepindahannya ke AS artinya kekhawatiran perihal keamanan negara tidak lagi menjadi masalah untuk menuntaskan kesepakatan itu.

“Singkatnya, kekhawatiran soal keamanan nasional AS tidak menjadi resiko untuk menuntaskan kesepakatan, sebab Broadcom tidak pernah berencana menguasai Qualcomm sebelum menyelesaikan redomisilinya,” kata pihak perusahaan dalam pernyataannya seperti dilansir DW.

Koneksi Singapura Broadcom dan potensi pengaruh China di masa mendatang terhadap pembuat chip AS itu mengemukan ketika rencana pembelian Qualcomm oleh Broadcom dimumkan pada November 2017.

Qualcomm merupakan salah satu perusahaan terkemuka dunia yang membuat prosesor untuk ponsel pintar dan gawai-gawai lain. Mereka juga memegang paten teknologi yang dipakai dan diandalkan Apple serta pembuat ponsel canggih lain untuk produk-produknya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Inggris Tunggu Penjelasan Rusia Soal Peracunan Sergei Skripal
Tulisan selanjutnya pejuang taliban Menhan AS: Elemen Taliban Afghanistan Tertarik Ikut Perundingan Damai

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

Berita
17 Juli 2026 14:04
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina

Terbaru

  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
  • Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?