Hidayatullah.com–Hubungan antara Mesir-Israel kini dinilai berada pada tingkat terbaik dalam sejarah kedua negara dan dianggap sebagai `kemitraan penuh dan aliansi yang tidak dapat dipecahkan, demikian kata para analis.
Analis senior International Crisis Group (ICG) Nathan Thrall, mengatakan, meskipun penduduk Mesir melihat hubungan negara ini dengan Israel sebagai ancaman terutama ketika melibatkan Palestina tetapi keakraban keduanya sangat terlihat sekali di bawah pemerintahan Presiden Mesir, Abdul Fattah al-Sisi.
Dia mengatakan, Israel berulangkali mengizinkan Mesir membawa tentara dan senjata ke Sinai atas nama perjanjian damai.
Kesediaan Israel itu jelas bertentangan dengan perjanjian keamanan Camp David tetapi telah memperlihatkan `kompromi dan koordinasi antara Mesir-Israel di bawah pemerintahan Abdel Fattah ‘.
Hubungan itu semakin signifikan sehingga ada banyak laporan tentang tindakan Israel meluncurkan serangan drone di Sinai dengan izin Mesir.
Seorang lagi analis, Mohamed Soliman di Mesir mengatakan, selain aliansi yang kokoh, kedua negara juga memperlihatkan hubungan diplomatik yang sempurna.
Para analis berkenaan memberitahu Aljazeera, aliansi kedua negara juga semakin mantap melibatkan kerjasama keamanan dan militer terutama terhadap kelompok bersenjata yang beroperasi di Tepi Barat dan gurun Sinai.
Kedua negara juga memiliki persamaan yaitu membenci kelompok gerakan Hamas yang dianggap Mesir memiliki kaitan dengan Ikhwanul Muslimin sementara Israel menganggap kelompok itu sebagai ancaman kedaulatan negaranya.
Sejak Abdul Fattah melakukan kudeta pemerintahan Mesir pada tahun 2014, pemerintah negara itu telah menutup jalur perbatasan antara Sinai dengan Gaza.
Selain itu, kedua negara ikut bekerja menghancurkan terowongan yang dibangun oleh penduduk Palestina antara Gaza dan Sinai dengan alasan jalur itu digunakan untuk menyelundupkan senjata.
Selain kerjasama militer dan memiliki musuh yang sama, Mesir dan Israel turut memiliki manfaat bersama melalui peluang ekonomi yang melibatkan gas.*
Seorang lagi analis, Mohamed Soliman di Mesir mengatakan, selain aliansi yang kokoh, kedua negara juga memperlihatkan hubungan diplomatik yang sempurna.*/Nashirul Haq AR