Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Bos Levi’s Imbau Pelanggan Tidak Bawa Senjata Api ke Toko Pakaiannya

Ama Farah
Terakhir diupdate: 1 Desember 2016 08:48 8:48 am
Ama Farah
Dipublikasikan 1 Desember 2016 08:48
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Pimpinan eksekustif perusahaan jeans Levi Strauss & Co hari Rabu (30/11/2016) dalam surat terbuka meminta agar konsumen tidak membawa senjata-senjata api ke dalam tokonya, sebab akan membuat pelayan dan pengungjung lainnya merasa tidak nyaman.

Dalam surat terbuka yang dimuat di media sosial Linkedln, CEO Levi’s Chip Bergh mengatakan dia menghormati hak kepemilikan senjata api, yang dilindungi oleh Amandemen Kedua Konstitusi Amerika Serikat, tetapi menilai toko pakaian bukanlah tempat yang cocok untuk membawa senjata tersebut, lapor Reuters.

“Intinya begini: Anda jadi tidak perlu khawatir mengenai keselamatan diri saat berbelanja pakaian atau mencoba celana jeans. Singkatnya, senjata api tidak cocok dengan kondisi demikian,” kata Bergh.

Bergh, yang menggambarkan dirinya sebagai seorang bekas anggota militer dan ayah, mengatakan bahwa senjata api yang dibawa pelanggan ke salah satu tokonya belum lama ini tiba-tiba tanpa terduga meletus dan melukai pembawanya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dia juga mencatat bahwa perusahaan, yang jejaknya bisa dilacak hingga ke sejarah koboi-koboi American West di abad ke-19 itu, juga memiliki sejumlah toko di Orlando, di mana seorang pria pada Juni lalu membunuh 49 orang dengan senapan serbu dalam salah satu peristiwa paling mematikan sepanjang sejarah AS modern.

Menyadari betapa sensitifnya masalah kepemilikan senjata api di Amerika Serikat, bos perusahaan pakaian jeans berusia 163 tahun itu mengatakan tidak akan memberlakukan larangan membawa senpi di tokonya. Namun, dia mengimbau para “pemilik senjata api yang bijak” untuk menyimpan saja barang itu di rumah.

Sebelum Levi’s, banyak perusahaan ritel lain di Amerika Serikat, seperti Target Corp, Sonic dan Chili’s, sudah mengimbau agar konsumen tidak membawa senjata api ke toko mereka.

Jaringan restoran Meksiko, Chipotle Mexican Grill, pada tahun 2014 dihujani kecaman oleh para pendukung kepemilikan senjata api setelah pihak perusahaan melarang pelanggan membawa senpi ke restorannya. Larangan itu menyulut aksi unjuk rasa di salah satu cabangnya di Texas, negara bagian AS yang identik dengan sejarah dar-der-dor koboi Amerika.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Di Depan Presiden Jokowi, Pemuda Muhammadiyah Tuntut Ahok Ditahan
Tulisan selanjutnya Pakai Dana Pribadi, Puluhan Ribu Kader Persis Siap Merapat ke Jakarta

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Bendera Palestina dan Bendera Irlandia di Balai Kota Dublin
Berita

Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli

Berita
1 Juni 2026 11:20
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?