Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Rangkaian Bom Mengguncang Dua Kota Pertahanan Rezim Assad

Ama Farah
Terakhir diupdate: 24 Mei 2016 07:37 7:37 am
Ama Farah
Dipublikasikan 24 Mei 2016 07:37
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Serangkaian bom mobil dan bom bunuh diri meledak di dua kota yang dikenal sebagai basis pertahanan rezim Suriah pimpinan Bashar Al-Assad di kawasan Mediterania.

Dilansr BBC Senin (24/5/2016), media pemerintah mengatakan sedikitnya 78 orang tewas, sementara kelompok pemantauan konflik Suriah mengatakan korban meninggal mencapai 145 orang.

Empat bom menarget terminal-terminal bus di kota pelabuhan Tartous dan di Jableh, sebuah kota di utara yang sampai sekarang masih belum tersentuh konflik bersenjata di Suriah.

Sebuah media yang berkaitan dengan ISIS, Amaq, mengatakan bahwa kelompok bersenjata itu berada di balik rangkaian serangan tersebut.

Mengutip sumber-sumber ISIS, Amaq mengatakan bahwa militan menarget tempat-tempat “berkumpulnya orang-orang Alawi,” sebuah sekte Syiah yang diikuti Bashar Al-Assad.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Rusia, salah satu sekutu rezim Assad, memiliki pangkalan laut di Tartous dan sebuah pangkalan udara di Jableh, di mana pasukannya berangkat melancarkan serangan-serangan udara dengan target kelompok ISIS di Suriah.

Kantor berita pemerintah Suriah, Sana, mengutip sumber kepolisan melaporkan bahwa 45 orang kehilangan nyawa dan banyak lainnya, kebanyakan perempuan dan anak-anak, terluka di Jableh.

Sana melaporkan dua bom meledak di pintu masuk terminal bus kota itu.

Seorang pria juga meledakkan dirinya di pintu masuk unit gawat darurat di RS. Nasional Jableh, imbuhnya.

Seorang dokter di rumah sakit itu mengatakan bom meledak kurang dari satu menit setelah ledakan di terminal bus.

“Semuanya berubah menjadi gawat, orang-orang yang terluka mulai berdatangan,” kata Younes Hassan kepada kantor berita Reuters.

Ledakan keempat dikabarkan terjadi di dekat kantor direktorat kelistrikan di Jableh, di pinggiran kawasan pemukiman Amara.

Sementara itu di Tartous, lebih dari 33 orang tewas dan 47 lainnya terluka, lapor Sana.

Sebuah bom mobil diledakkan di pintu masuk utama terminal bus kota itu, sementara seorang pelaku bom bunuh diri meledakkan bom sabuk di dalam terminal, imbuh Sana.

Sopir bus Nizar Hamade kepada Reuters mengatakan bahwa ledakan terjadi tidak lebih dari 10 detik jaraknya.

“Orang-orang mulai berlarian tetapi tak tahu harus ke arah mana, mobil-mobil terbakar, darah dan mayat bertebaran di tanah,” katanya.

Seorang pelaku lain meledakkan dirinya di sebuah kawasan pemukiman di barat Tartous, lapor Sana.

Syrian Observatory for Human Rights, kelompok pemantau konflik Suriah berbasis di London bentukan pro-oposisi, melaporkan bahwa 97 orang tewas di Jableh dan 48 lainnya di Tartous.

Kelompok yang mengandalkan jaringan sumber informasi di medan konflik Suriah itu juga mengatakan dua serangan bom di terminal bus Jableh adalah bom bunuh diri.

Menteri Informasi Suriah Omran Al-Zoubi mengatakan kelompok-kelompok teroris menarget warga sipil, karena mereka tidak bisa melawan tentara Suriah.

“Kami tak akan gentar,” kata Al-Zoubi kepada Al-Ikhbariya TV. “Kami akan mengerahkan semua yang kami miliki untuk memerangi teroris.”

Menyusul ledakan itu Rusia menyeru agar perundingan damai yang disponsori Perserikatan Bangsa-Bangsa, yang saat ini terhenti, agar segera dimulai kembali.

Presiden Putin menyampaikan belasungkawa kepada Presiden Assad, seraya menyatakan kesiapannya untuk membantu rezim Syiah Suriah itu menghadapi “ancaman teroris.”*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Bupati Mamuju Programkan Bebas Buta Aksara Al-Qur’an
Tulisan selanjutnya Tinggalkan Hukum Waris Islami, Ikuti Perkembangan Zaman?

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Bom di terowongan tewaskan tentara Israel
Berita

Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan

Berita
1 Juni 2026 15:00
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?