Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Media Arab Sebut Iran Negara Teroris Terunggul Tahun 2016

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 30 Desember 2016 11:09 11:09 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 30 Desember 2016 15:01
Bagikan
'Tentara Bayaran' Iraq bernama Harakat al-Nujaba yang tertangkap
Bagikan

Hidayatullah.com–Sangat mencurigakan ketika dunia internasional bungkam di depan peningkatan terorisme Iran di Timur Tengah pada tahun 2016 yang dianggap sebagai tahun paling berdarah.

2016 adalah tahun dimana masyarakat internasional mengelak dari tanggungjawabnya terhadap tindakan terorisme Iran di Suriah, Iraq dan Yaman. Ketidakpedulian dunia internasional ini merupakan kemunduran besar bagi keadilan dan memberikan kontribusi besar dalam penyebaran kekacauan dan pembunuhan identitas yang dilakukan oleh rezim Qum dan milisi-milisi Syiah yang bergerak dibawah komando Iran.

Begitu juga dengan sayap-sayap milisi sektarian dan terorisme Iran dan berbagai praktek  intervensi langsung mereka untuk memperluas kekacauan di Timur-Tengah.

Rusia Dinilai Lakukan Serangan 304 Kejahatan Perang di Aleppo, termasuk Iran

2016, adalah tahun yang penuh dengan berbagai judul peristiwa terorisme, dan Iran hadir di setiap judul-judul pembunuhan, perusakan, dan terorisme, demikian tulis Okaz Selasa, (27/12/2016).

Menurut koran itu, milisi  rezim mullah senatiasa hadir dalam setiap kekacauan di Suriah, Irak, Lebanon, dan Yaman, dalam rangka  memperluas kekuasaan Iran di negara-negara tersebut.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sementara negara-negara adidaya cukup berpangku tangan dan memonitor adegan penghancuran itu dari kejauhan.  Mereka mengira bahwa apa yang dilakukan Iran berupa – kebrutalan, kejahatan dan pembunuhan massal selama bertahun-tahun di Iraq, Suriah, dan Yaman – hanya sekedar pengenalan praktek penjajahan tersadis yang pernah dialami oleh Timur-Tengah sepanjang sejarah, karena Iran tidak mengerti bahasa apapaun selain bahasa membunuhan dan genosida.

Iran, pada tahun 2016 dinilai secara mencolok membuat Timur-Tengah menjadi gunung berapi di tengah-tengah kebungkaman dunia internasional. Jika hal ini terus berlanjut maka kawasan ini akan berubah menjadi lautan darah disebabkan oleh masalah sektarian dan terorisme para mullah bersorban hitam.  Dan yang lebih menarik lagi, masyarakat internasional tidak bergerak sama sekali untuk menghukum Iran, bahkan malah menghapus sanksi yang dikenakan pada negara syiah itu dan memberi kesempatan kepada rezim mullah untuk meningkatkan ekspor minyaknya.

Liga Arab Resmi Nyatakan Hizbullah sebagai Kelompok Teroris

Sebanyak 70 ribu teroris dari militer Garda Revolusi Iran yang dipimpin oleh Mayor Jenderal Qassem Suleimani, berhasil membumi-hanguskan Iraq dan Suriah dalam berbagai operasi genosida yang mereka lakukan.

Sudah waktunya masyarakat dunia mendengar suara mayoritas di Dunia Arab. Jika tidak, maka masyarakat internasional akan menemukan dirinya akan membayar mahal atas sikap bungkamnya itu.

Iran, yang meningkatkan “ekspor” terornya ke kawasan Timur-Tengah pada tahun ini melalui  sayap-sayap milisinya model Hizbullah Lebanon  dan faksi-faksi Al-Hashd Al-Sha’abi (People’s Mobilization Forces/PMF) atau juga disebut Popular Mobilization Units (PMU) yang melakukan pembersihan dan genosida di Iraq, Suriah, dan yang baru-baru ini di Aleppo dalam rangka memfasilitasi perluasan rezim “Wilayatul Faqih“, di mana Teheran telah menghabiskan lebih dari 12 miliar dolar pada tahun ini untuk kegiatan-kegiatan terorisme yang didukung oleh Garda Revolusi Iran di Suriah, Iraq, dan Yaman, menurut penelitian American Enterprise Institute.

Yang mencolok lagi pada tahun 2016 ini  adalah Amerika Serikat tidak melakukan apa-apa, melainkan hanya mencukupkan diri merilis dokumen pengadilan Amerika yang menguatkan keterlibatan Khamenei pada pemboman 11 September bekerja sama dengan pemimpin al-Qaidah Osama bin Laden. Hal ini menegaskan kembali bahwa Iran negara dinilai paling bertanggungjawab dalam mengekspor terorisme hitam ke seluruh dunia untuk mengacaukan keamanan dan stabilitas.

Sebelumnya, Departemen Luar Negeri Amerika tahun 2015 mengeluarkan laporan tahunan,  tentang kegiatan teroris global. Iran masuk sebagai negara sponsor atas terorisme di Timur Tengah. Laporan ini juga mencakup statistik pada kegiatan teroris di seluruh dunia, dan mencakup 11.774 serangan teroris di 92 negara tahun 2015.*/ Kivlein Muhammad

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya FSA: Milisi Iran Perkosa Wanita Aleppo, Teriakannya Diperdengarkan Lewat Pengeras Suara
Tulisan selanjutnya densus 88 Pemuda Muhammadiyah Kembali Kritik Densus Tembak Mati Terduga Teroris

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei

Berita
30 Mei 2026 10:11
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?