Hidayatullah.com–Seorang Uskup Agung Katolik memperingatkan Italia akan menjadi sebuah Negara Islam dalam satu dekade jika negara itu terus membiarkan dan membuka pintu masuk pengungsi beragama Islam.
Kepala Uskup Italia, Monsignor Carlo Liberati mengatakan, kebangkitan sekularisme dan masuknya imigran Islam akan mengubah negara itu selama-lamanya.
“Dalam 10 tahun kita akan menjadi muslim karena kebodohan kita. Rakyat Italia dan Eropa hidup akan hidup sebagai penyembah berhala (pagan) dan atheis. Mereka akan membuat hukum yang menentang tuhan dan mereka memiliki tradisi menyembah berhala (pagan),” ucap Uskup Emiritus, seperti dikutip dari Daily Mail, har Sabtu (14/01/2017).
Dia menngatakan, hal ini bisa terjadi kepada orang Kristen yang tidak lagi ke gereja, atau kepada mereka yang imannya kosong.
“Kita punya iman Kristen yang lemah. Gereja pada masa kini tidak berfungsi dengan baik, dan seminar kosong. Gereja adalah satu-satunya hal yang masih berdiri.
Menurutnya, jumlah orang beragama di Italia mengalami penurunan drastis sejak pengungsi masuk ke daratan Eropa.
“Kita perlu cara kehidupan Kristen yang benar. Semua ini hanya membuka jalan untuk Islam. Kebangkitan sekularisme dan atheisme juga nikmat penyebaran Islam, ” ujar Uskup Agung itu.
Peringatan itu muncul setelah Italia membuka pintunya kepada pengungsi yang mayoritas Muslim, di mana ia mengambil sepertiga dari satu juta pengungsi, untuk dua tahun lalu saja.
Uskup Agung juga menggambarkan orang tua di Italia bagai “makan dari tempat sampah”, sampai bangsa itu menerima lagi 5 juta warga asing sementara pengangguran pemuda masih menjadi masalah utama.
Ia mengklaim, pemerintah Italia tidak berusaha menjaga kepercayaan orang Italia dan menjadikan rakyatnya sebagai keutamaan.
Italia juga telah melihat peningkatan tajam dalam jumlah imigran ilegal yang berlabuh di pantainya setelah membuat naik perahu berbahaya dari Afrika Utara di laut Mediterania. Seorang tokoh agama Italia dikutip laman express.co.uk, mengecam gereja katolik yang terlalu banyak menyumbangkan pada kaum migran.
Angka terbaru menunjukkan ada 5.014.437 warga negara asing di Italia pada per 1 Januari 2015, mengalami peningkatan dari 92.352 pada tahun sebelumnya.
Pada tahun 1970, Italia adalah rumah bagi hanya 2000 orang Islam. Saat ini, Italia menjadi tujuan utama 330 ribu imigran Muslim. Beberapa berasal dari Afrika, Timur Tengah dan Asia lewat jalur laut.
Jumlah muslim di Italia saat ini meroket sebanyak 2 juta orang pada akhir 2015, seperti dikutip dari data statistik resmi Italia.*