Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

PM Libya Abdul Hamid Dbeibah Lolos dari Pembunuhan

Ama Farah
Terakhir diupdate: 10 Februari 2022 13:02 1:02 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 10 Februari 2022 13:02
Bagikan
presiden libya
Bagikan

Hidayatullah.com–Perdana Menteri Libya Abdul Hamid Dbeibah lolos dari upaya pembunuhan pada Kamis pagi (10/2/2022) ketika peluru menghantam mobilnya, menurut laporan media lokal dan internasional.

Sebuah sumber yang dikutip oleh kantor berita Reuters mengatakan peristiwa itu terjadi ketika Dbeibah sedang dalam perjalanan pulang, dan sumber tersebut menggambarkannya sebagai upaya pembunuhan yang nyata.

Para penyerang melarikan diri dan insiden itu kini ditangani pihak penyidik.

Insiden itu terjadi di tengah perselisihan sengit memperebutkan kekuasaan negara itu antara parlemen di wilayah timur dan Government of National Unity (GNU) pimpinan Dbeibah.

Sebelum kejadian itu, PM Dbeibah mengatakan akan mengatakan rencana pemilu yang dijadwalkan digelar hari Kamis ini oleh parlemen wilayah bagian timur untuk menggantikannya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Beberapa pekan terakhir, pasukan bersenjata mengerahkan lebih banyak petempur dan persenjataannya di ibu kota Tripoli, sehingga meningkatkan ketakutan pertarungan politik akan berubah menjadi perang antar faksi di Libya.

Sebagai bagian dari proses politik yang ditengahi oleh PBB, Dbeibah yang mendapatkan dukungan dari negara-negara Barat ditunjuk sebagai perdana menteri Libya pada Februari 2021. Pengusaha ternama dan berpengaruh asal kota Misrata itu diberi tugas memimpin GNU dan mengupayakan rekonsilasi nasional serta mengawasi jalannya pemilu.

Pemilu yang rencananya digelar Desember 2021 dibatalkan dan parlemen di wilayah timur mengatakan mereka juga tidak akan ikut serta dalam pemilu tahun ini.

Sejak mengumumkan ikut mencalonkan diri dalam pemilihan presiden tahun lalu – padahal sebelumnya dia berjanji tidak akan mengikuti pemilihan apapun – Dbeibah justru menjadi sosok yang memicu polarisasi dan bukannya pemersatu.

Libya berubah menjadi sebuah negara karut-marut ketidakstabilan sejak terjadi pemberontakan yang didukung NATO tahun 2011 terhadap Moammar Gadhafi. Negara yang tadinya paling makmur di Afrika itu sejak itu terpuruk dan terpecah antara faksi-faksi yang saling berperang di di timur dan barat.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Abdul Hamid DbeibahLibyapembunuhanPerdana Menteri
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tanggapi Kericuhan di Desa Wadas, NU Ingatkan Perampasan Tanah Rakyat oleh Negara Hukumnya Haram
Tulisan selanjutnya Wanita Jerman Bekas Istri Sejumlah Anggota ISIS Didakwa Kejahatan Perang

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Berita
3 Juni 2026 12:30
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?