Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Kim Jong-nam Dibunuh dengan VX Nerve Agent

Ama Farah
Terakhir diupdate: 24 Februari 2017 10:27 10:27 am
Ama Farah
Dipublikasikan 24 Februari 2017 10:27
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Zat kimia yang digunakan dalam kasus pembunuhan abang pemimpin Korea Utara, Kim Jong-nam, diidentifikasi sebagai VX nerve agent (zat kimia yang menyerang syaraf), kata Kepolisian Malaysia.

Kim Jong-nam meninggal dunia tak lama setelah dua orang wanita melumuri wajahnya dengan zat beracun di bandara internasional di Kuala Lumpur.

VX nerve agent yang ditemukan di wajah Jong-nam diklasifikasikan sebagai senjata perusak massal oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa, lapor BBC Kamis (23/2/2017).

Malaysia tidak menyalahkan negara Korea Utara dalam kasus pembunuhan abang dari Kim Jong-un itu, tetapi mengatakan bahwa otak di belakang kematian Jong-nam sudah jelas adalah orang Korea Utara.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Polisi mengatakan sampel untuk tes laboratorium diambil dari bagian mata dan wajah Jong-nam oleh departemen kimia Malaysia.

Pihak kepolisian Malaysia saat ini masih memburu beberapa orang Korea Utara yang diyakini mengetahui pembunuhan tersebut, termasuk seorang diplomat yang ditempatkan di Kedutaan Korut di Kuala Lumpur.

Warganegara Indonesia bernama Siti Aisyah sudah ditangkap sebagai salah satu wanita pelaku pembunuhan, bersama wanita asal Vietnam bernama Doan Thi Huong. Pacar Aisyah warga Malaysia bernama, Muhammad Farid bin Jamaluddin, ikut diciduk.

Dalam keterangan hari Rabu, Kepolisian Malaysia mengkonfirmasi kematian Jong-nam adalah akibat dari perbuatan dua wanita yang menyergap dan melumuri wajahnya dengan zat beracun, seperti terekam dalam CCTV. Pembunuhan itu telah direncanakan dan dua wanita pelakunya dilatih dengan baik sebelum melakukan aksinya Doan Thi Huong diyakini sebagai pelaku yang menyerang Jong-nam dari belakang. Sementara Siti Aisyah diyakini berperan menghalang-halangi langkah Jong-nam dari arah depan dalam serangan itu.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Modus Baru Narkoba Melalui Buku Ditulis ‘Al-Quran’
Tulisan selanjutnya Muamalat Raih Penghargaan ‘Best Islamic Bank 2016’ di Indonesia dari IFN

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Berita
15 Juli 2026 21:25
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia
Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?