Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

PBB: Myanmar Berusaha Usir Semua Etnis Muslim Rohingya

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 15 Maret 2017 08:54 8:54 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 15 Maret 2017 08:54
Bagikan
Perwakilan khusus PBB, Yanghee Lee
Bagikan

Hidayatullah.com— Pelapor khusus Dewan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Yanghee Lee, sejumlah bukti menunjukkan tindakan pemerintah Myanmar mencoba mengusir masyarakat minoritas Rohingya.

Yanghee Lee mengatakan, pengusiran secara keseluruhan merupakan satu penindasan dan kekerasan terhadap etnis Muslim Rohingya. Karena itu dirinya meminta PBB segera mendorong penyelidikan serius terhadap dugaan pelanggaran HAM di Myanmar ini. 

Penyiksaan dan penganiayaan etnis Muslim Rohingya oleh aparat selama ini dinilai bagian dari cara pemerintah untuk dapat “mengusir” seluruh kaum etnis minoritas dari negara itu.

“Bukti menunjukkan pemerintah mungkin mencoba mengusir seluruh penduduk Rohingya dari negara itu,” ungkap Lee dalam sidang rutin Dewan HAM PBB (UNHRC) seperti dikutip AFP, Selasa (14/03/2017).

Baca:  Perwakilan Khusus PBB Desak Bentuk Komisi Khusu Selidik Kekerasan di Rohingnya

Isu pelanggaran HAM terhadap etnis Rohingya mencuat setelah insiden penyerangan pos pengamanan di tiga wilayah perbatasan Myanmar di Rakhine oleh sejumlah kelompok bersenjata pada 9 Oktober 2016 lalu. 

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Investigasi PBB juga menemukan selama operasi bulan Oktober di Rakhine, mendapati wanita Rohingya diperkosa oleh tentara Myanmar sementara bayi dibunuh dengan kejam.

Lee menyuarakan rekomendasi kepada PBB untuk segera melakukan pembentukan Komisi Penyelidikan (COI), penyelidikan tingkat tertinggi PBB, untuk menyelidiki pelanggaran di negara itu seama taahun 2012 dan 2014.

Baca:  Militer Myanmar Lakukan Pemerkosaan terhadap Wanita Rohingya

Namun usulan Lee masih belum mendapatkan dukungan. Uni Eropa khawatir penyelidikan PBB akan menggugat kemajuan demokrasi yang dicapai oleh Myanmar.

Sebelum ini Lee  menyatakan,  47 negara anggota Dewan HAM PBB bisa  membentuk Komisi Penyelidikan bagi Myanmar guna melakukan penyelidikan serius.

“Untuk menyelidiki diskriminasi sistematis, terstruktur dan secara kelembagaan dalam bentuk kebijakan, hukum maupun praktik langsung, serta penganiayaan sejak lama, terhadap Rohingya dan minoritas lainnya di Negara Bagian Rakhine,” tegas Lee dalam laporannya.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:etnis Muslim Rohingyaetnis RohingyaHak Asasi ManusiaHAMKekerasan di RohingnyaKomisi KhususmyanmarPBBPerwakilan Khusus PBBPerwakilan Perserikatan Bangsa BangsaYanghee Lee
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya PM Pakistan: Hukum Penghina Islam di Media Sosial
Tulisan selanjutnya Emak-Emak Ini Ikut Bantu Polisi Ungkap Jaringan Pedofil Internasional

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Berita
2 September 2026 20:18
Wali Kota Berlin Bilang Hacker Meretas Sistem dan Mencuri Data Ibu Kota Jerman
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
Board of Peace Sebut Hamas dan Kelompok Perlawanan Palestina Lain Setuju Serahkan Senjata
Bahtsul Masail Qanuniyah Muktamar ke-35 NU akan Bahas RUU Perampasan Aset

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?