Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Kepala Militer Myanmar Membela Diri Operasi Pembersihan Etnis di Rakhine

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 28 Maret 2017 20:01 8:01 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 28 Maret 2017 19:58
Bagikan
Panglima Angkatan Bersenjata Myanmar, Jenderal Min Aung Hlaing
Bagikan

Hidayatullah.com— Panglima Angkatan Bersenjata Myanmar, Jenderal Min Aung Hlaing membela diri terkait operasi pembersihan bukan Oktober di Rakhine setelah Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyatakan akan menyelidiki tuduhan keterlibatan pasukan keamanan itu dalam aksi  pemmbunuhan, penyiksaan dan pemerkisaan etnis minoritas Islam Rohingya.

Berbicara di depan massa di Naypyidaw untuk merayakan Hari Angkatan Bersenjata Myanmar,  ia mengatakan orang Bengali (sebutan orang Myanmar untuk etnis Rohingya) di Negara Bagian Rakhine bukan warga negara Myanmar tetapi hanyalah imigran gelap, katanya.

“Kaum Bengali di negara bagian Rakhine bukan warga negara Myanmar dan mereka hanya orang-orang yang datang dan tinggal di negeri ini,” katanya, menggunakan sebuah istilah untuk merendahkan warga Rohingya.

Baca: Myanmar Menolak Penyelidikan PBB terkait Kejahatan pada Etnis Rohingya

“Kami memiliki kewajiban untuk melakukan apa yang harus kita lakukan, menurut hukum, dan kami juga memiliki tugas melindungi kedaulatan kita ketika dirugikan oleh masalah politik, agama dan ras di negeri ini,” katanya.

Hampir 75.000 warga Rohingya lari ke Bangladesh setelah militer Myanmar meluncurkan operasi pembersihan etnis memburu pemberontak Rohingya yang dituduh menyerang pos perbatasan polisi di utara Rakhine pada Oktober 2016, tulis AFP.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Catatan sejarah kolonial Inggris yang pernah menguasai Myanmar menunjukkan penduduk Rohingya sudah tinggal di Arakan selama ratusan tahun.

Baca:  Aksi Ekstremis Buddha Tolak Kartu Identitas Kewarganegaraan Etnis Rohingya

Sekitar 200 orang tewas dalam bernuansa Sara di sebelah barat negara bagian Rakhine tahun 2013. Lebih 140.000 orang terpaksa mengungsi dan terombang-ambing di laut akibat ditolak berbabagai negara, kebanyakan di antaranya etnis Muslim Rohingya.

Minggu lalu, ratuan biksu dan anggota partai utama Rakhine, Partai Nasional Arakan menuntut kepala imigrasi ditangkap karena mengeluarkan kartu identifikasi Nasional untuk komunitas etnis minoritas Rohingya.

Baca:  Militer Myanmar Hentikan Operasi di Utara Rakhine

Penyelenggara demonstrasi, Aung Htay menegaskan penolakan atas rencana pemerintah yang akan memberikan hak kewarganegaraan kepada etnis Muslim Rohingya.

“Kami berdemo untuk mengatakan kepada pemerintah agar sepenuhnya menaati UU Kewarganegaraan 1982. Kami tidak mengizinkan pemerintah memberikan kewarganegaraan bagi imigran ilegal,” ujar Aung Htay, penggagas demonstrasi seperti dikutip dari Associated Press, Selasa (21/3/2017).

Kelompok hak asasi dan masyarakat internasional telah mengecam Myanmar yang menolak kewarganegaraan dan akses terhadap layanan dasar lebih dari 1,1 juta warga Rohingya yang tinggal di negara bagian Rakhine karena mereka dianggap sebagai imigran ilegal dari Bangladesh.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Aung San Suu KyiburmaEkstremis Buddhaetnis Rohingyaetsnis Muslim RohingyaHak Asasi ManusiaHAMJenderal Min Aung Hlaingkekerasan di Rohingyamiliter MyanmarmyanmarPanglima Angkatan Bersenjata Myanmar
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Gerakan Ibu Negeri Ajak Waspada Kecurangan Pilkada DKI
Tulisan selanjutnya Aksi Ibu-Ibu India Memberantas Peredaran Miras

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal

Berita
31 Mei 2026 05:00
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Terbaru

  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?