Hidayatullah.com—Situs-situs perjalanan online (travel website) yang menunjukkan harga murah untuk tiket pesawat, hotel dan layanan lain seputar pelancongan, kata otoritas perlindungan konsumen Eropa, cukup banyak yang menyesatkan konsumen.
Daftar harga yang pertama kali ditampilkan sering kali jauh lebih rendah dibanding harga akhir, kata mereka seperti dilansir BBC Jumat (7/4/2017).
Sebagian penawaran, yang kelihatan terlalu bagus untuk menjadi kenyataan, ternyata tidak tersedia untuk dipesan.
“Website-website ini menyesatkan konsumen,” kata Vera Jourova, komisioner Uni Eropa bidang keadilan, konsumen dan kesetaraan gender.
Consumer Protection Cooperation mengatakan bahwa 235 website yang telah mereka identitfikasi harus memperbaiki masalah itu.
Jika mereka tidak melakukannya, maka otoritas di negara terkait bisa mengambil tindakan hukum, kata CPC.
“Perusahaan-perusahaan tersebut perlu menghormati peraturan konsumen Eropa, sebagaimana halnya agen-agen perjalanan,” kata Jourova.
Beberapa temuan komisi terkait “penyesatan informasi” yang dilakukan oleh situs-situs perjalanan online antara lain:
- Dalam sepertiga kasus harga yang pertama kali muncul tidak sama dengan harga akhir yang harus dibayar konsumen.
- Dalam seperlima kasus promosi yang ditawarkan tidak benar-benar ada.
- Dalam sepertiga kasus kalkulasi total harga yang harus dibayarkan tidak jelas.
- Seperempat kasus terkait ketersediaan (misalnya hanya tinggal 2) terjadi di website tertentu, dengan kata lain website sejenis lainnya tidak memberikan informasi yang sama. Sehingga, tidak jelas apakah produk/layanan tu memang benar-benar tinggal 2 atau masih banyak.
CPC melakukan screening itu pada bulan Oktober 2016, mencakup 28 negara anggota Uni Eropa. Total situs online yang diperiksa berjumlah 352, termasuk yang menawarkan pemesanan akomodasi, tiket transportasi dan penyewaan mobil. Sebagian lainnya adalah website perbandingan harga.
CPC juga mendapati ulasan pelanggan yang disampaikan tidak jelas, sehingga menimbulkan kecurigaan apakah ulasan (review) itu benar-benar ditulis oleh konsumen sesungguhnya.*