Jumat, 25 November 2005
Hidayatullah.com–Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengkritik keras pemerintah AS yang diyakininya menyembunyikan sejumlah hal terkait situasi penjara Guantanamo. Majalah Die Zeit terbitan Jerman mengutip pernyataan Manfred Novak, pejabat khusus PBB, yang menyatakan bahwa bulan ini, PBB menolak undangan AS untuk mengunjungi Guantanamo. Menurutnya, selama tim inspeksi PBB tidak diberi kebebasan penuh saat memeriksa penjara Guantanmo, tidak akan ada tim inspeksi yang dikirimkan ke penjara kontroversial tersebut.
Die Ziet menulis, “Novak yang saat ini sedang mempersiapkan investigasi atas tuduhan-tuduhan terhadap AS dalam kaitannya dengan skandal pelanggaran HAM di Guantanamo meyakini bahwa pemerintah AS tidak mau bekerja sama dengan tim PBB, dan sangat banyak hal yang disembunyikan oleh Washington terkait penjara itu.”
Die Zeit dalam laporannya tersebut juga mempublikasikan surat yang ditulis oleh salah seorang tahanan Guantanamo. Dalam surat itu, dilaporkan bahwa saat ini, para tahanan penjara Guantanamo sedang melakukan aksi mogok makan sebagai protes atas perlakuan tidak manusiawi para petugas penjara terhadap mereka. (irib)