Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Protes Besar Menentang Penutupan Universitas George Soros di Hungaria

Ama Farah
Terakhir diupdate: 10 April 2017 09:30 9:30 am
Ama Farah
Dipublikasikan 10 April 2017 09:30
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Ribuan orang tumpah ke jalan-jalan di Hungaria menuntut penghapusan undang-undang yang dapat memaksa penutupan salah satu dari universitas paling bergengsi di negara itu.

Berdasarkan UU Pendidikan Tinggi berarti Central European University (CEU) tidak dapat mengeluarkan ijazah, sebab perguruan tinggi itu terdapftar di Amerika Serikat.

Demonstran di ibukota hari Ahad (9/4/2017) menginginkan Presiden Janos Ader tidak menandatangani legislasi kontroversial itu, yang disokong oleh pemerintahan sayap kanan Partai Fidesz pimpinan PM Viktor Orban.

Tidak seperti unjuk rasa sebelumnya pada hari Sabtu, orang yang turun ke jalan kemarin bukan hanya mahasiswa, tetapi juga keluarga dan bahkan orang-orang manula. Sedikitnya 50.000 orang ikut dalam aksi itu.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Peserta unjuk rasa damai itu bergerak menyeberangi jembatan bersejarah Chain Bridge menuju gedung parlemen, sambil meneriakkan slogan mendesak Janos Ader meminta judicial review ke Mahkamah Konstitusi untuk RUU yang diloloskan parlemen pekan lalu itu.

Koresponden BBC di Budapest, Nick Thorpe, mengatakan itu kemungkingkinan aksi protes menentang pemerintah terbesar sejak Orban menjabat tujuh tahun lalu.

CEU telah menyatakan tekadnya untuk melawan peraturan baru itu.

CEU didirikan 26 tahun lalu oleh pengusaha keuangan kelahiran Hungaria dari keluarga Yahudi, George Soros. Universitas ini menggunakan bahasa Inggris sebagai pengantar dan menduduki peringkat 200 teratas di dunia dalam 8 disiplin ilmu. CEU dikenal sebagai basis pemikiran liberal di Hungaria.

Soros –pendukung Partai Demokrat AS– merenggangkan hubungannya dengan PM Orban, seorang pendukung kuat Presiden AS Donald Trump. Orban menuding pengusaha itu, yang sering mempermainkan mata uang berbagai negara untuk keuntungan bisnisnya, ingin memiliki peran dalam perpolitikan di Hungaria dan mendukung masuknya migran dalam jumlah besar ke negara itu.

Orban belum lama ini mengatakan Hungaria “dikepung” oleh pengungsi/migran para pencari suaka.

Orban adalah penerima beasiswa yang disponsori Soros, sehingga dia bisa menuntut ilmu di Universitas Oxford. Keduanya dulu bersekutu, tidak lama setelah runtuhnya komunisme di tahun 1989.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya HNW: Polisi Harus Berterima Kasih dengan Aksi 313
Tulisan selanjutnya Rektor Universitas Imam Berharap, LIPIA Jadi Teladan di Indonesia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk

Berita
2 September 2026 20:21
Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran

Terbaru

  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?