Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

100 Hari Menjabat, Trump Serang Media dan Puji Diri Sendiri

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 30 April 2017 13:57 1:57 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 30 April 2017 13:57
Bagikan
Donald Trump saat menghadiri Konferensi Politik 2016 undangan AIPAC di Verizon Center di Washington DC, Selasa, 21 Maret 2016
Bagikan

Hidayatullah.com—Tepat 100 hari kepemimpinannya, Presiden Amerika Serikat Donald Trump membuat kejutan dengan memuji dirinya sambil menyerang media massa yang seharusnya menjadi mitranya.

Presiden AS Donald Trump telah menyampaikan kritikan tajam pada media dalam sebuah acara kampanye memperingati 100 harinya menjabat di depan pendukungnya di Pennsylvania dengan mengatakan dia terus memenuhi “satu demi satu janjinya”, dan mengatakan bahwa kritik terhadapnya adalah “berita bohong” dari wartawan yang “tidak melihat kenyataan”.

Trump juga mengaku memutuskan tidak menghadiri Acara Makan Malam Koresponden Gedung Putih – pemimpin AS pertama yang absen hadir di acara tahunan itu sejak Ronald Reagan pada 1981, tulis BBC.

Ayah lima anak itu menuduh jurnalis tidak kompeten dan tidak jujur. Menurut dia, media juga harus dihakimi di 100 hari pemerintahannya.

“Jika pekerjaan media terkait dengan mengabarkan kebenaran dan kejujuran, maka saya rasa semua akan setuju kalau mereka mendapat nilai yang sangat, sangat buruk,” kata mantan taipan properti tersebut dikutip New York Post.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Baca:  Setelah Menantunya, Kini Donald Trump Tarik Putri Tertua ke Gedung Putih

Di depan  pendukungnya  ia menyebut periode 100 harinya sangat produktif, yang digambarkan sebagai keberhasila sangat menarik. Dalam pidatonya, Presiden ke-45 AS itu pun menyampaikan, saat ini ia “bersiap untuk pertarungan hebat yang akan datang dan kita akan menang dalam setiap perkara.”

Pidatonya disambut sorak-sorai. Para pendukungnya meneriakkan “USA” dan slogan “Promises made. Promises kept” di Pennsylvania Farm Show Complex and Expo Center di Harrisburg, tempat di mana Trump bertatap muka dengan para pemilihnya.

Di lain sisi, Trump menyakinkan publik bahwa pemerintahannya telah melayani rakyat AS setiap hari.

Di hadapan para pendukungnya pula, Trump memaparkan pencapaian 100 harinya, termasuk memilih calon Hakim Agung yang disetujui Senat, membawa AS keluar dari kesepakatan perdagangan Kemitraan Trans-Pasifik, meningkatkan kondisi pasar saham, dan melonggarkan peraturan mengenai eksplorasi energi.

“100 hari pertama pemerintahan saya nyaris merupakan yang tersukses dalam sejarah negara kita,” ujar Trump Ahad, (30/04/2017).

Baca:  Syeikh al Qardhawi: Kebijakan Donald Trump, Bentuk Permusuhan dan Rasisme

Trump lalu menyebut, segala hal yang menarik dan produktif itu merupakan tanda dari prestasi yang sudah dia torehkan.

Trump lebih memilih untuk bertemu dengan pendukungnya dibanding menghadiri Makan Malam Tahunan Koresponden Gedung Putih atau White House Correspondent Association Dinner yang melibatkan selebritas, jurnalis, dan politikus.

Dilansir BBC, Trump merupakan presiden AS pertama setelah Ronald Reagan yang absen dalam acara yang telah digelar sejak tahun 1921 tersebut. Sementara Barack Obama diketahui tidak pernah melewatkan makan malam tersebut selama delapan tahun menjadi orang nomor satu di Negeri Paman Sam.

Meski masih dielu-elukan oleh para pendukung utamanya, Trump disebut sebagai pemimpin AS yang paling tidak populer di zaman modern.

Prestasi Trump dinilai masih jauh tertinggal dari pendahulunya, Barrack Obama. Berdasarkan  polling CNN/ORC, di hari ke-100 menjadi presiden, Obama mendapat angka 62 persen atas kinerjanya dari masyarakat AS. Sementara, Trump hanya punya nilai 44 persen.

Para politikus Demokrat menggambarkan roda pemerintahan pada era Trump berjalan lambat, stabilitas menurun drastis, kegagalan pada fungsi legislatif, dan janji kampanye yang tidak dipenuhi.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:100 HariDonald TrumpGedung PutihMedia massaPresiden Amerika Serikat
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Gunakan KTP Kristen, Komunitas Yahudi Indonesia Mengaku lebih Aman
Tulisan selanjutnya Iran Marah Tewasnya 10 Tentara Penjaga Perbatas oleh Milisi Baluchi Pakistan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Jubir Parlemen Iran Berkunjung ke Baghdad, Iraq Minta Diperbolehkan Melewati Selat Hormuz

Berita
19 Agustus 2026 23:35
DPR Targetkan RUU Perampasan Aset Disahkan Sebelum Desember 2026
HUT ke-81 RI, MUI: Mari Jaga Moral Bangsa dari Penyimpangan Seksual
Raja Yordania akan Melawat ke China
1.300 Dapur MBG Ditutup, DPR Tegaskan Keselamatan Anak Jangan Pernah Jadi Kompromi

Terbaru

  • Kemenhaj Usulkan BPIH 2027 Sebesar Rp107,34 Juta per Jamaah
  • 1.300 Dapur MBG Ditutup, DPR Tegaskan Keselamatan Anak Jangan Pernah Jadi Kompromi
  • LBH Hidayatullah Berikan Edukasi Hukum di Lapas Kembang Kuning Nusakambangan
  • Kiai Cholil Nafis Ajak Umat Islam Tak Terlena Medsos dan Kembali Membaca Buku
  • Gaza Kembali Puncaki Daftar Wilayah Paling Mematikan bagi Pekerja Kemanusiaan
  • Luncurkan Buku Sejarah Peradaban Islam, Buya Amirsyah Tekankan Pentingnya Adab dan Ibrah Sejarah
  • Jubir Parlemen Iran Berkunjung ke Baghdad, Iraq Minta Diperbolehkan Melewati Selat Hormuz
  • Suriah Tangkap Seorang Pejabat Keamanan Bashar al-Assad
  • Portugal Melarang Burqa
  • UEA Putuskan Hubungan Dagang, Iran Peringatkan Negara Teluk Tidak Bantu Amerika

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?