Hidayatullah.com—Para pekerja Walt Disney World yang berperan sebagai badut Mickey Mouse, Minnie Mouse dan Donald Duck membuat laporan ke kepolisian menuding turis kerap melakukan sentuhan tidak patut terhadap mereka.
Tiga wanita yang bekerja sebagai badut karakter-karakter kartun itu mengadu kepada polisi tentang kejadian-kejadian di taman hiburan Disney yang terletak di dekat Orlando, Florida, Amerika Serikat.
Seorang wanita yang mengenakan kostum Mickey Mouse mengatakan dirinya mengalami luka oleh seorang nenek yang menepuk-nepuknya di bagian kepala.
Dua wanita yang masing-masing berkostum Minnie Mouse dan Donald Duck mengatakan mereka diraba-raba oleh turis.
Kantor Sheriff Orange County, yang menyelidiki kasus ketiga wanita itu, mengatakan wanita yang mengenakan kostum Minnie Mouse dan Donald Duck memutuskan untuk tidak mengajukan gugatan.
Polisi mengatakan kepada wanita yang memerankan karakter Mickey Mouse bahwa insiden yang dialaminya adalah bukan kasus pidana melainkan perdata.
Kasus-kasus itu mencuat setelah seorang pria berusia 51 tahun ditangkap pada bulan November, setelah seorang pekerja yang berperan sebagai seorang Disney Princess mengatakan kepada pihak penyidik bahwa pria tersebut meraba payudaranya saat berfoto bersama.
“Setiap orang harus merasa aman di tempat kerja, dan kami mendorong setiap pemeran karakter agar melaporkan situasi tidak menyenangkan yang dialaminya,” kata seorang jubir Disney kepada BBC, seraya menambahkan bahwa pihak perusahaan mempersiapkan banyak hal untuk melindungi para pemeran karakter di lokasi hiburan itu, termasuk aparat hukum yang dapat bertindak langsung di lokasi jika diperlukan.
Tiga insiden teranyar, yang pertama kali diberitakan oleh Orlando Sentinel, terjadi pada tanggal 3 dan 4 Desember, lansir BBC Jumat (27/12/2019).
Insiden pertama terjadi pada 3 Desember, ketika polisi dipanggil ke sebuah restoran di kawasan taman tema Animal Kingdom.
Seorang wanita berusian 60-an berniat mencium karakter Donald Duck dalam acara temu-sapa, menurut laporan kepolisian.
Donald Duck menolak ciuman, tetapi nenek itu kemudian meraba-raba seluruh bagian dada wanita yang mengenakan kostum bebek itu tanpa izin.
Pemeran karakter itu memutuskan tidak mengajukan gugatan, mengatakan kepada polisi sepertinya wanita gaek tersebut sepertinya mengalami demensia.
Pada 4 Desember, seorang pemeran karakter Mickey Mouse didekati oleh satu keluarga terdiri dari tiga orang –seorang wanita tua dan putrinya yang sudah dewasa, serta cucu lelakinya– di kawasan taman Magic Kingdom.
Si nenek menepuk-nepuk Mickey Mouse di bagian kepala lima kali untuk menunjukkan kepada cucunya bahwa Mickey Mouse tidak akan menyakitinya, kata laporan polisi.
Pemeran karakter itu, yang tidak percaya bahwa si nenek tidak bermaksud melukainya, melaporkan kejadian itu. Namun, polisi mengatakan itu perkara perdata, bukan pidana.
Kejadian kedua di hari yang sama dan juga di lokasi Magic Kingdom melibatkan pemeran karakter Minnie Mouse.
Wanita yang mengenakan kostum karakter kartun tikus betina itu mengatakan kepada polisi bahwa seorang wisatawan pria merabanya di bagian dada (payudara) tiga kali, setelah berfoto bersama istrinya di area temu-sapa.
Pria itu, berusia 61 tahun asal Minnesota, diidentifikasi dari foto yang diambil di taman hiburan itu di hari kejadian.
Polisi mengatakan bahwa korban pelecehan itu memutuskan tidak mengajukan gugatan terhadap pelaku, yang merupakan pemegang kartu anggota Disney Vacation Club.
Akan tetapi pihak Disney mengambil langkah dengan melarang pria itu memasuki taman hiburan mereka, setelah kakek itu juga melakukan tindakan tidak patut terhadap seorang pemeran karakter kartun lain pada tanggal 5 Desember, sehari setelah kejadian pertama.*