Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

70% Rumah di Gaza yang Rusak Masih Tak Dapat Dihuni

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 12 Juli 2017 10:53 10:53 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 12 Juli 2017 10:53
Bagikan
Warga Palestina memeriksa lokasi tempat tinggal setelah Zionis Israel melakukan serangan udara di Kota Gaza, 16 Maret 2017
Bagikan

Hidayatullah.com–Tiga tahun setelah Perang Gaza pada 2014, hanya sepertiga dari 11.000 rumah yang hancur telah dibangun ulang, tulis Wafa melaporkan.

Banyak keluarga yang masih tinggal di tenda-tenda, menurut sebuah laporan oleh Badan Pengungsi Norwegia (NRC) mengenai situasi penduduk sipil di Gaza.

“Aku membangun sebuah tenda dan menempatinya selama tiga tahun ini, sementara menunggu pembangunan kembali Gaza. Kami masih menempatinya … Kami saat ini hidup karena kematian belum mau membawa kami. Mati akan menjadi jalan yang lebih baik bagi kami, sehingga kami tidak menghadapi permasalahan lagi,” ujar Thaer Al-Sheesh, seorang ayah dari empat anak yang tinggal di Gaza, mengatakan pada NRC.

Baca: Bahan Bangunan untuk Rumah Sakit Gaza dari Turki Sampai di Pelabuhan Ashdod

Pada 8 Juli 2014 Israel memulai Perang di Gaza yang menyebabkan kematian lebih dari 1.490 orang, termasuk anak-anak dan menghancurkan ratusan ribu rumah. Hanya enam orang Israel yang terbunuh dalam perang itu, mayoritas tentara. Karena Israel membombardir wilayah itu dengan serangan udara, tanpa menurunkan pasukan darat.

“Rakyat Palestina di Gaza masih sedang menunggu rumah mereka dibangun 6.300 keluarga masih terlantar tanpa rumah untuk kembali, karena tidak adanya uang,” ujar Direktur Negara NRC di Jerusalem, Hanibal Abiy Worku dikutip middleastmonitor.

Baca Juga

Hamas Tolak Lucuti Senjata Sebelum Penjajah Tinggalkan Gaza
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina

Sekitar 6300 keluarga Palestina melibatkan 35 ribu penduduk di Gaza masih tidak memiliki rumah setelah serangan penjajah Israel pada 2014, lapor Dewan Pengungsi Norwegia (NRC).

Baca: 35000 Warga Palestina Tinggal dalam Tenda Sejak 2014

Ayah dari empat anak di Gaza, aali al-Sheesh memberitahu NRC, dia telah menghabiskan sisa hidupnya bersama keluarga selama tiga tahun dalam sebuah tenda.

Sampai hari ini katanya, dia masih menunggu kabar rumahnya dibangun kembali sejak perang dahsyat itu.

“Kami masih hidup karena belum sampai ajal lagi. Namun bagi kami, lebih baik jika mati, karena pada saat itu kami tidak lagi menghadapi masalah seperti ini, “ katanya dikutip Twitter NRCdikutip laman middleeastmonitor (MEMO).*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Dewan Pengungsi NorwegiagazaNRCPerang Gazarekonstruksi Gazaserangan IsrealTendawarga PalestinaZionis-Israel
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Menag Lepas 136 Hafidz Quran Belajar ke Turki
Tulisan selanjutnya Hari Ini 22 tahun Pembantaian Muslim Bosnia oleh Milisi Serbia Bosnia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Genosida Rwanda: Pengadilan Belanda Penjarakan Seorang Tersangka Seumur Hidup

Berita
29 Agustus 2026 09:56
Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
AHWA Tetapkan KH. Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU 2026–2031
DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah

Terbaru

  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
  • UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

31 Maret 2026 09:13
Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?