Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Trump Berkicau tentang Mitos ‘Puluru dan Darah Babi’

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 19 Agustus 2017 20:46 8:46 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 19 Agustus 2017 20:46
Bagikan
facebook donald trump diblokir
Presiden AS terpilih dari Partai Republik, Donald Trump.
Bagikan

Hidayatullah.com–Beberapa jam setelah serangan teror di Barcelona, ​​Spanyol, Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump mengeluarkan pernyataan mengusulkan agar kelompok militan Islam seharusnya ditembak mati menggunakan peluru yang direndam dalam darah babi.

“Pelajari apa yang dilakukan Jenderal Pershing…yang dilakukannya pada teroris yang tertangkap,” kata Trump, merujuk pada sebuah kisah yang tidak terbukti kebenarannya. “Tidak ada lagi teror Islamis radikal selama 35 tahun!” imbuhnya dalam akun twitternya yang mengacu cerita mitos  yang berlaku di Filipina pada abad ke-20.

Pernyataan peluru yang direndam dalam peluru ini sering dijalankan oleh Trump sejak tahun lalu.

“Mereka menghadapi masalah teror, sama seperti kita. Pershing menangkap 50 teror yang melakukan kerusakan besar dan membunuh banyak orang. Dan dia membawa 50 teror, 50 tentara dan membasahi 50 peluru dalam darah babi tersebut. Anda dengar cerita itu kan? Dia mengambil 50 peluru, dan membenamkannya ke dalam darah babi.

Baca: Selamat Datang Presiden Anti Islam!

Cerita yang sering disampaikan Trump ini  berulang lagi setelah serangan teror di Barcelona yang hingga kini menewaskan 14 orang dan lebih 100 lagi cedera, saat van digunakan menabrak orang di daerah yang populer dengan wisatawan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Namun sejarawan dan tim pemeriksa fakta mengatakan sejarah itu tidak pernah terbukti. Sejarawan menyangkal bahwa Jenderal John J Pershing melakukan tindakan semacam itu terhadap kelompok Islam di Filipina, namun dengan anggapan bahwa cerita tersebut sengaja dibuat.

Profesor Sejarah Texas A & M University, Brian M Linn, yang menerbitkan ‘Guardians of Empire’ hampir dua dekade lalu, buku tentang kehadiran militer Amerika Serikat (AS) di Asia dari 1902 sampai 1940, mengomentari dakwaan Trump dengan mengatakan, sesungguhnya tidak ada bukti yang menunjukkan kejadian Itu terjadi.

“Ini adalah cerita yang dirancang. Tidak peduli berapa kali orang membicarakannya, itu masih belum benar. Tidak ada yang tahu di mana dan kapan hal itu terjadi, “katanya.

Baca: Kelompok Anti-Muslim di AS Meningkat Tiga Kali Lipat

Tapi cerita yang disponsori Trump mendapat perhatian, dan bahkan dipercaya. Bukan saja cerita itu tidak benar, tetapi telah terdistorsi – bahwa pemberontakan dipatahkan menggunakan taktik perang yang kejam dan kotor – bertentangan dengan apa dilakukan Pershing dan prajuritnya lakukan ketika kampanye di Filipina pada 1899 sampai 1913, kata Linn.

Linn mulai melacak kisah peluru ‘Pershing and blood pig’ setelah serangan 11 September 2001, ketika pengguna internet mencari operasi militer yang berkaitan dengan militer.

“Bagi saya, ceritanya berasal dari sumber anti-Muslim yang kuat, bukan sejarah militer,” katanya.

Sebagian orang bahkan menyebut ironis Trump menyampaikan kisah bohong di minggu yang sama saat dia menegaskan untuk menunggu munculnya fakta sebelum mengomentari soal pawai supremasi kulit putih di Charlottesville, Negara Bagian Virginia.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:anti IslambabiBarcelonaDarah BabiDonald TrumpislamophobiaJenderal Pershingkebencian terhadap IslammitosSpanyolterror
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tentara Rezim Bashar Serang Pasukan Ar Rahman dengan Gas Beracun
Tulisan selanjutnya Aksi Pauline Hanson Dinilai Rusak Hubungan dengan Muslim Australia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Berita
3 Juni 2026 12:08
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?