Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Jepang Buka Pintu Lebih Banyak Pekerja Asing

Ama Farah
Terakhir diupdate: 8 Desember 2018 11:14 11:14 am
Ama Farah
Dipublikasikan 8 Desember 2018 11:14
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Pemerintah koalisi Jepang pimpinan Perdana Menteri Shinzo Abe, hari Sabtu (8/12/2018) berhasil meloloskan rancangan undang-undang yang akan memungkinkan masuknya ribuan pekerja asing ke negeri sakura itu, guna mengatasi kekurangan tenaga kerja akibat penuaan populasi.

Di bawah sistem baru, pemerintah berencana mendatangkan 345.000 pekerja asing kerah biru (kelas buruh) di sektor konstruksi, pelayanan makanan, perawat kesehatan dan lainnya.

Legislasi itu, yang akan mulai diberlakukan bulan April 2019, diloloskan majelis tinggi parlemen meskipun pihak oposisi menyuarakan kekhawatiran sebab di dalamnya tidak dipertimbangkan dampaknya terhadap masyarakat Jepang dan tidak pula dibahas soal perlindungan hak tenaga kerja asing. RUU itu diloloskan majelis rendah pada bulan November, lansir DW.

Sistem baru itu akan menciptakan dua kategori visa pekerja. Tipe pertama membolehkan pekerja tak berketrampilan mendapatkan visa kerja lima tahun, tetapi mereka tidak dapat mengajak keluarganya tinggal di Jepang. Tipe kedua diberikan kepada pekerja yang memiliki ketrampilan dan lulus ujian bahasa Jepang. Pemegang visa tipe kedua ini diperbolehkan memperpanjang visanya tanpa batasan waktu, membawa serta keluarga mereka dan bisa mengajukan izin tinggal.

Jepang sudah memiliki program “pelatihan teknis” untuk sekitar 260.000 pekerja yang kebanyakan berasal dari Asia. Namun, program itu dikritik melanggar norma perburuhan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Kita seharusnya tidak menciptakan sistem baru tergesa-gesa tanpa mengkaji ulang program pelatihan teknis yang banyak menimbulkan masalah,” kata Yoshifu Arita, seorang anggota parlemen dari kubu oposisi, dalam rapat parlemen.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Dibiayai China, Senegal Resmikan Museum Peradaban Orang Kulit Hitam
Tulisan selanjutnya Ribuan Wanita Myanmar Dijual ke Lelaki di China

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Berita
2 Juni 2026 19:00
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?