Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Presiden Filipina Ajak Indonesia dan Malaysia Perangi Daesh

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 5 September 2017 11:20 11:20 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 5 September 2017 11:20
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Presiden Filipina Rodrigo Duterte mengatakan hari Senin  akan berbicara dengan pemerintah Malaysia dan Indonesia tentang kemungkinan mendirikan sebuah satuan tugas untuk memerangi kegiatan milisi bersenjata seperti Daesh/ISIS.

Duterte juga mencatat kesediaan untuk membuka batas-batas otoritas Malaysia dan Indonesia yang memburu anggota milisi bersenjata.

Duterte mengatakan akan mengadakan pertemuan dengan Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) dan Perdana Menteri Malaysia Datuk Seri Najib Razak mengenai masalah tersebut.

“Kami setuju untuk mengadakan diskusi. Kami menunggu waktu yang tepat, “katanya.

Ketika ditanya apa yang akan dibahas, Duterte mengatakan, “Secara keseluruhan bisa jadi gugus tugas bersama.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Baca: Warga Saksikan Ratusan Mayat Bergelimpangan di Marawi

“Saya juga akan membuka batas-batas otoritas Malaysia dan Indonesia. Mereka diberi izin untuk masuk. ”

Khawatir tentang pengaruh kelompok Daesh di Asia Tenggara dari ketiga negara tersebut sebelumnya telah sepakat untuk menggunakan pesawat mata-mata dan pesawat pemantau pergerakan kelompok di wilayah perbatasan.

Mei lalu,  Rodrigo Duterte,  memberlakukan darurat militer di Mindanao menyusul baku tembak antara tentara dan kelompok bersenjata di Kota Marawi.

Diberitakan, sekitar 2000 penduduk sipil yang ketakutan terjebak di dalam sebuah kota di Filipina selatan, hari Ahad (28/05/2017), saat tentara Filipina menyatakan perang melawan kelompok  yang dinyatakan berafiliasi dengan ISIS.

Dilansir AFP,   jumlah korban jiwa akibat pertempuran yang telah mencapai waktu sepekan ini sudah mendekati angka 100.

Baca: Presiden Filipina Berlakukan Darurat Militer di Mindanau

Sebagaimana diketahui, Kota Marawi, di Pulau Mindanao adalah salah satu kota berpenduduk Muslim terbesar di negara yang mayoritas penduduknya Katholik itu.

Pemerintah Filipina mengklaim, Marawi kini dikuasai oleh pemberontak Maute yang turut melibatkan milisi bersenjata dari Malaysia dan Indonesia serta menarik gerakan radikal di Asia Tenggara yang lain.

Duterte membayangkan bahwa pertemuan dengan Jokowi dan Najib diadakan setelah Kota Marawi dibebaskan dari penguasaan militan Daesh.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Daeshdarurat militerindonesiaISISKota MarawiMalaysiaMindanaopemberontak MautePresiden FilipinaRodrigo Duterte
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Israel Dukung Senjata dan Pelatihan Militer pada Rezim Myanmar
Tulisan selanjutnya Deddy Mizwar Serukan Tragedi Muslim Rohingya Harus Dihentikan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara

Berita
31 Mei 2026 05:45
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?