Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Sebuah E-mail Bocoran, Dugaan Saudi Berencana Serang Qatar

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 19 September 2017 14:09 2:09 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 19 September 2017 14:07
Bagikan
Duta Besar Uni Emirat Arab (UEA) di Washington, Yousef Al-Otaiba (berkamata dan memegang gelas)
Bagikan

Hidayatullah.com–Sebuah Email tertanggal Mei antara Uni Emirat Arab (UEA), dilaporkan bocor, yang mengklaim Arab Saudi sedang bersiap untuk menyerang tetangganya, Qatar.

Email antara Duta Besar Uni Emirat Arab (UEA) di Washington, Yousef Al-Otaiba dan Diplomat AS Elliott Abrams mengklaim bahwa Arab Saudi sangat dekat untuk ‘mrnaklukkan’ Qatar dan ‘menyelesaikan masalah setiap orang’, kata pejabat UEA.

Al-Otaiba dilaporkan bahwa Raja Arab Saudi, Raja Abdullah bin Abdulaziz ‘hampir melakukan sesuatu di Qatar’ beberapa bulan sebelum kematiannya pada Januari 2015.

Baca: Sisi Lain Krisis Diplomasi Qatar versus Saudi dan UEA

Abrams, terkejut dengan penjelasan tersebut,  dan mengatakan,  “Saya tidak tahu itu. Ini sesuatu yang dramatis.”

Email tersebut juga dilaporkan mengungkapkan pembicaraan antara keduanya, antara lain Abrams mengatakan mantan Presiden AS Barack Obama tidak akan mendukung serangan Arab Saudi terhadap Qatar, namun ‘orang baru’ – merujuk pada Presiden Donald Trump.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dalam email tersebut Abrams juga menyarankan agar Jordan menguasai Qatar, sehingga memecahkan masalah keuangan dan dukungan Qatar kepada kelompok pejuang.

Pada awalnya Otaiba menjawab pengaduan adanya suatu masukan dari Abrahan di mana Jordan harus menaklukkan Qatar.

“Hashemit (keturunan Bani Hasyim) perlu menaklukkan Qatar, “ ujar Abram dalam tulisannya sebagaimana dikutip Middle East Monitor (MEE).

Baca: UEA Dalang di Balik Krisis Qatar?

Kebocoran email terbaru terjadi setelah media AS melaporkan pada hari Sabtu bahwa email, yang dikeluarkan oleh sebuah kelompok yang disebut “GlobalLeaks” – tidak berafiliasi dengan pengembang perangkat lunak, GlobaLeaks – menunjukkan kolaborasi yang jelas antara Otaiba dan sebuah kelompok pemikir pro-Israel dalam upaya untuk mendiskreditkan Pemerintah Qatar, tulis Aljazeera.

Otaiba adalah tokoh terkenal di lingkungan keamanan nasional AS – sering disebut “orang paling menawan di Washington” – dan telah berpartisipasi dalam pertemuan strategi Pentagon atas undangan pejabat pertahanan.

Wartawan Aljazeera, Shihab Rattansi mengatakan di balik kebocoran tersebut bahwa “maksud mereka adalah untuk mengungkapkan sifat ‘orang berwajah dua’ dari kebijakan luar negeri Emirat”.

Reporter hubungan internasional Huffington Post mengatakan kepada Aljazeera jika email “pasti menunjukkan skeptisme tingkat tinggi UEA atas Qatar”.

Huffington Post menambahkan bahwa email tersebut juga mengungkapkan bahwa “fokus utama” pejabat UEA “adalah Iran atau Ikhwanul Muslimin“, namun “tampaknya ini adalah fokus utama dari pesan-pesan ini tentang negara tetangga Qatar”.

Pejabat AS dan UEA belum berkomentar mengenai kebocoran email baru-baru ini.

5 Juni Arab Saudi, UEA, Mesir dan Bahrain memutuskan hubungan diplomatik dan ekonomi dengan Qatar dengan tuduhan Doha mendukung dan mendukung gerakan ‘teroris’ di wilayah tersebut, dimana  Qatar membantah tuduhan tersebut.

Baca: Memusuhi Qatar Untungkan Israel dan Iran

Keempat negara tersebut bahkan memberlakukan sanksi terhadap Qatar dan mengeluarkan beberapa klaim, termasuk mendesak Doha untuk menutup jaringan televisi satelit Aljazeera.

Sementara itu, juru bicara kedutaan UEA mengatakan bahwa dia tidak dalam posisi untuk menuntut atau menolak keabsahan email tersebut.

Sementara itu, Qatar menandatangani kesepakatan untuk membeli 24 pesawat tempur Typhoon dari Inggris, kemarin.

Menteri Pertahanan Qatar Dr Khalid bin Mohammed Al Attiyah dan Menteri Pertahanan Inggris Michael Fallon menandatangani letter of intent untuk membeli jet tersebut, dalam upaya memperkuat hubungan militer dan bantuan ke Doha.

Typhoon adalah pesawat tempur multi-peran dengan potensi jangka panjang berada di garis terdepan selama bertahun-tahun.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:arab saudibocoran emailElliott AbramsEmailJordanQatarRaja Abdullah bin AbdulazizUEAUni Emirat ArabYousef Al Otaiba
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Di Penghujung Malam…
Tulisan selanjutnya Jadikan Tahun Baru Islam Momentum Persatuan, Jika Tak Ingin Dijadikan “Hidangan”

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Bendera Palestina dan Bendera Irlandia di Balai Kota Dublin
Berita

Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli

Berita
1 Juni 2026 11:20
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?