Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Erdogan Sebut Uni Eropa Tak Memegang Janjinya Mendukung Pengungsi

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 22 September 2017 13:37 1:37 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 22 September 2017 13:37
Bagikan
erdogan palestina
Recep Tayyip Erdogan
Bagikan

Hidayatullah.com–Uni Eropa tidak memberikan bantuan finansial yang cukup bagi pengungsi Suriah meskipun mereka telah berjanji, Presiden Recep Tayyip Erdoğan mengatakan pada Selasa dalam pidatonya di Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) ke 72 lapor Daily Sabah pada Kamis 21 September 2017.

“Kami sedang menangani kebutuhan para pengungsi, dari penampungan, makanan, pakaian, pelayanan kesehatan hingga pendidikan, pada standar yang telah menerima pujian dari semua orang yang telah mengunjungi negara kami,” kata Presiden Erdoğan. “Namun, Saya ingin menggarisbawahi bahwa upaya kami belum mendapat dukungan yang memadai dari masyarakat internasional dan khususnya Eropa. Jumlah dana yang dihabiskan oleh negara, organisasi  masyarakat sipil, dan rakyat kami, bertujuan untuk menangani kebutuhan para pengungsi yang kami tampung di kota-kota dan kamp-kamp kami, telah mencapai $30 miliar.”

“Sebagai balasannya, Uni Eropa hanya mengirimkan 820 juta euro dari yang dijanjikan lebih dari 3 miliar. Jumlah dana yang dikirim oleh masyarakat internasional melalui PBB sekitar $520 juta,” tambahnya, menyoroti Turki yang telah mengambil semua tindakan untuk mengurangi penyeberangan pengungsi ke Eropa.

Baca: Presiden Turki Tawarkan Kewarganegaraan Pengungsi Suriah

Presiden Erdoğan juga menggarisbawahi bahwa dana yang diterima dari masyarakat internasonal tidak dimasukkan ke anggaran negara tetapi langsung diberikan pada pengungsi Suriah melalui organisasi-organisasi bantuan kemanusiaan.

Turki dan UE menandatangani kesepakatan terkait pengungsi pada Maret 2016 untuk menegah migrasi iregular di sepanjang Laut Aegean dengan mengambil tindakan yang lebih ketat terhadap pelaku perdagangan manusia dan memperbaiki keadaan hidup hampir 3 juta pengungsi di Turki.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sejak itu, jumlah pengungsi yang melintasi Laut Aegean secara ilegal antara Turki dan Yunani telah turun secara signifikan, menurut perhitungan resmi UE dan Turki.

Kesepakatan Maret 2016 menggunakan formula satu-untuk-satu di mana para pencari suaka yang gagal di Eropa dikembalikan ke Turki sementara pengungsi Surah diberi tempat tinggal di negara-negara Uni Eropa dengan sistem quota.

Sementara bagian dari kesepatan itu, UE mengatakan akan membuka dua cabang dalam negosiasi aksesi UE; memberikan bantuan untuk pengungsi dan memberikan perjalanan bebas visa untuk penduduk Turki ke zona Schengen.

Pemerintah Turki telah mengkritik UE karena tidak menepati janjinya dan tidak memberikan visa Schengen.

Baca: Presiden Turki Tayyip Erdogan Kritik Penanganan Pengungsi oleh

Erdoğan juga pada Selasa meminta otoritas UE agar memiliki pendekatan yang lebih tulus dalam.

“Kami sungguh-sungguh dalam masalah UE tetapi kami juga mengharapkan kesungguhan yang sama dari UE. Uni Eropa harus membuat keputusan mengenai menerima Turki [sebagai anggota] atau tidak, namun, Saya juga tidak tahu berapa lama lagi kami dapat mentolelir hal ini. Dengan syarat-syarat ini, kami bisa mentolelir hanya sampai itu. Namun, setelahnya, Turki akan membuat keputusannya sendiri,” kata presiden itu.

Hubungan antara Turki dan Eropa telah terhambat karena banyak isu, termasuk gagalnya Uni Eropa memberikan visa liberisasi bagi penduduk Turki seperti yang dijanjikan dan ketidakpedulian UE pada upaya kudeta 15 Juli oleh kelompok Gulenist (FETÖ) dan kelompok teroris PKK.

Erdoğan mengatakan bahwa negara-negara Uni Eropa berpura-pura buta pada serangan teror pada negara Turki dan rakyatnya, serta aktivitas kelompok-kelompok itu dalam Uni Eropa.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:ErdoganPBBpengungsiPengungsi Suriah Majelis Umum PBBRecep Tayyip ErdoganUni Eropa
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Demonstran Buddha Halang-Halangi Bantuan untuk Pengungsi Rohingya
Tulisan selanjutnya Surat Kabar Israel Amati Sebab Kedekatan Riyadh dan Tel Aviv

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya

Berita
30 Mei 2026 11:16
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?