Hidayatullah.com—Gereja tidak menentang pendidikan yang diberikan di sekolah-sekolah, tetapi mengingatkan agar berhati-hati dengan pikiran rusak anak-anak muda, kata kepala departemen hubungan eksternal Patriarkat Moskow.
“Jika pelajaran ini memasuki otak rusak anak-anak muda, dan sayangnya itu yang kerap terjadi, Gereja sudah pasti akan menentangnya. Pada saat yang sama, situasi di mana anak-anak tidak mengetahui beberapa hal yang sangat mendasar juga salah,” kata Uskup Metropolitan Hilarion saat diwawancarai Rossiya-24 seperti dilansir RT Senin (13/11/2017).
Rohaniwan gereja itu menambahkan, pelajaran tertentu diperlukan untuk mendidik anak-anak perihal tindakan pencegahan agar tidak tertular HIV atau penyakit seksual lainnya. Namun, dia menekankan bahwa pendidikan seks di sekolah harus disampaikan dengan cara sesopan mungkin.
Keusukupan Metropolitan juga menegaskan bahwa pihaknya tetap berkeyakinan keluarga yang sepatutnya memberikan pendidikan seks kepada anak-anak. Namun, sayangnya sebagian keluarga di Rusia menghindari pembahasan masalah tersebut.
Gereja Orthodoks Rusia sikapnya sangat konsevatif terhadap isu-isu berkaitan dengan seks, pernikahan, serta sangat menentang perkawinan sesama jenis, aborsi dan surogasi.*