Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Menteri Zionis Ribut, Usai Perang di Gaza Anggaran Bakal Dipangkas

Ama Farah
Terakhir diupdate: 1 September 2014 14:10 2:10 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 1 September 2014 14:10
Bagikan
Sidang terbatas militer Zionis bahas serangan ke Gaza
Bagikan

Hidayatullah.com–Kabinet Zionis Israel menggelar pertemuan hari Ahad (31/8/2014) guna mendebat Perdana Menteri Benjamin Netanyahu yang meminta pemangkasan aggaran kementerian guna membayar ongkos perang selama 50 hari di Gaza, yang berakhir dengan gencatan senjata terbuka Selasa pekan lalu.

Netanyahu, Menteri Pertahanan Moshe Yaalon dan Menteri Keuangan Yair Lapid berupaya memangkas anggaran setiap kementerian 2 persen. Kecuali kementerian pertahanan yang akan dinaikkan sekitar 2 milyar shekel (USD561 juta).

Menurut dokumen yang dirilis oleh sekretariat kabinet menjelang pertemuan mingguan hari Ahad kemarin, pemangkasan terbesar akan dialami kementerian pendidikan, yang diminta untuk memotong 480 juta shekel dari anggarannya.

Kementerian kesejahteraan dan pelayanan sosial diminta memotong 62,6 juta shekel dan kementerian kesehatan harus memotong pengeluarannya 43 juta shekel.

Menteri Kesejahteraan Meir Cohen tidak menerima kebijakan itu. Dia memprotes dengan mengatakan tidak ada lagi “lemak” yang bisa dipangkas dari anggarannya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Dari siapa kita mengambilnya? Dari mereka yang bahkan tidak bisa menyediakan roti untuk anak-anaknya sekolah?” protes Cohen lewat stasiun radio milik tentara.

Kantor Netanyahu sendiri, yang bertanggungjawab membawahi dinas-dinas intelijen domestik dan luar negeri, Komisi Energi Atom dan departemen lainnya, akan dipangkas anggarannya sebanyak 33 juta shekel.

Kementerian luar negeri, yang sejak lama ribut soal anggaran hingga para diplomat seniornya melancarkan aksi mogok dan mengunci kantor kementerian luar negeri Israel di Al-Quds awal tahun ini, harus melepas 11,9 juta shekel.

Anggaran 2014 itu sendiri sebenarnya sudah merupakan paket penghematan, yang disebut Lapid penting untuk menyehatkan keuangan negara.

Pada anggaran itu belanja pertahanan dipangkas 3 milyar shekel. Tetapi setelah melalui perdebatan sengit dan dilobi oleh Yaalon akhirnya sebanyak 2,73 milyar shekel dikembalikan lagi.

Lapid ketika itu memperingatkan jika anggaran pertahanan tidak diperketat maka kapak pemangkasnya akan mengenai anggaran bidang kesehatan, pendidikan dan sosial.

Pertemuan kabinet kemarin digelar di selatan wilayah pendudukan Israel, tidak jauh dari perbatasan dengan Jalur Gaza, sebagai simbol solidaritas terhadap warga Israel yang menjadi sasaran roket-roket pejuang Palestina.

“Saya harap ketenangan ini akan berlanjut, tapi kita siap untuk skenario apapun,” kata kantor Netanyahu mengutip perkataan perdana menteri Zionis dalam pertemuan tersebut, lansir Reuters.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kedutaan Amerika di Libya Diserang Kelompok Bersenjata
Tulisan selanjutnya Bahagia di Dunia, Mulia di Akhirat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Komandan Tentara Suriah Era Assad Tewas Saat akan Ditangkap

Berita
31 Agustus 2026 17:47
Genosida Rwanda: Pengadilan Belanda Penjarakan Seorang Tersangka Seumur Hidup
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas

Terbaru

  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?