Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pembantai Muslim Bosnia, Ratko Mladic, Dihukum Penjara Seumur Hidup

Ama Farah
Terakhir diupdate: 22 November 2017 19:45 7:45 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 22 November 2017 19:45
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Bekas Jenderal Serbia di Bosnia Ratko Mladic telah dinyatakan bersalah melakukan genosida, kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan.

Dia duduk di kursi terdakwa Mahkamah Kejahatan Internasional di Den Haag, terkait kejahatan selama perang di bekas negara Yugoslavia, dan didakwa melakukan pembantaian massal atas 8.000 pria dan anak lelaki Muslim di Srebrenica, Bosnia.

Lembaga kehakiman di bawah Perserikatan Bangsa-Bangsa itu menjatuhkan hukuman penjara seumur hidup kepada pria Serbia yang kini berusia 74 tahun tersebut, lapor Euronews hari Rabu (22/11/2017).

Persidangan sempat tertunda selama lebih dari satu jam, karena Mladic menjalani tes tekanan darah.

“Mereka mengukur tekanan darahnya ketika istirahat sidang. Kami tidak mengetahui hasilnya, tetapi mereka mengatakan bahwa persidangan bisa dilanjutkan untuk pembacaan putusan. Kami sangat khawatir dengan tekanan darahnya, karena dia sudah pernah mengalami stroke empat kali,” kata Darko Mladic, putra Ratko Mladic.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Ketika kembali ke ruang persidangan, Ratko Mladic berteriak-teriak. “Ini semua kebohongan, kalian semua pendusta,” teriak jenderal Serbia yang memimpin pasukannya memburu dan membantai beribu-ribu warga Muslim Bosnia itu.

Ratko Mladic adalah komandan tentara Serbia di Bosnia dalam perang tahun 1992-1995. Selain pembantaian Srebrenica, dia juga bertanggung jawab atas bencana kemanusiaan di Sarajevo, ketika kota itu dikepung dan 11.000 warga sipil tewas akibat tembakan bertubi-tubi pasukan Serbia dan para penembak jitunya.

Pembantaian Srebrenica merupakan bencara terburuk di Eropa sejak Perang Dunia II.

Keseluruhan Ratko Mladic menghadapi 11 dakwaan dan menyatakan dirinya tidak bersalah sama sekali atas semua tuduhan itu. Dia diperkirakan akan menyatakan banding atas keputusan hakim-hakim di Den Haag tersebut.

Srebrenica, yang terletak di dekat perbatasan Bosnia sebelah timur dengan Serbia, kala itu telah dinyatakan sebagai “zona aman” oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa, yang artinya tidak dibenarkan adanya tindakan militer di area tersebut. Zona aman itu sayangnya hanya dikawal oleh segelintir pasukan topi biru PBB dan hanya dipersenjatai sekedarnya. Ketika pasukan Serbia pimpinan Ratko Mladic pada 11 Juli 1995 menyerbu dan mengepung daerah itu, Pasukan Perdamaian PBB –yang terdiri dari tentara asal Belanda– menyerah tanpa perlawanan. Akibatnya, terjadilah genosida yang dikenal dengan Pembantaian Srebrenica.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Penerimaan Mahasiswa Univ Harvard Diduga Diskriminatif, Dept Kehakiman Amerika Ancam Menggugat
Tulisan selanjutnya Robert Mugabe Letakkan Jabatan Setelah Berkuasa 37 Tahun, Rakyat Zimbabwe Pesta

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam

Berita
30 Mei 2026 13:38
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?