Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Kanselir Jerman: Aksi Pembakaran Bendera Israel Harus Ditindak Hukum

Ama Farah
Terakhir diupdate: 12 Desember 2017 18:58 6:58 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 12 Desember 2017 18:58
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Kanselir Jerman Angela Merkel mengecam pembakaran simbol-simbol Israel dalam aksi protes menentang keputusan Amerika Serikat soal Al-Quds (Yerusalem). Menteri dalam negeri, luar negeri dan kehakiman juga menyampaikan kecaman serupa.

Kanselir Angela Merkel hari Senin (11/12/2017) mengecam pembakaran bendera-bendera Israel dalam aksi unjuk rasa menentang keputusan Amerika Serikat soal Al-Quds.

“Kami menentang semua bentuk anti-Semitisme dan xenofobia,” kata wanita itu usai rapat dengan politisi-politisi senior partainya, Uni Kristen Demokrat (CDU) di Berlin. Dia menambahkan bahwa “negara harus menggunakan semua alat hukum yang ada” guna menindak aksi-aksi semacam itu.

Hari Ahad (10/12/2017), sekitar 2.500 pengunjuk rasa turun ke jalan-jalan di distrik Neukolln, Berlin dan membakar bendera Bintang Daun simbol Zionis Israel, lapor Berliner Zeitung Seperti dilansir DW, guna memprotes keputusan Presiden AS Donald Trump yang mengakui Al-Quds sebagai ibukota negara Israel dan akan memindahkan Kedutaan AS ke sana.

Sebelas orang ditangkap dalam aksi itu dan dikenai tuduhan pelanggaran hukum, termasuk mereka yang dianggap melanggar aturan menutup wajah, kata polisi.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sebelumnya pada hari Jumat, sekitar 1.200 orang pengunjuk rasa anti-Israel dan anti-Amerika berkumpul di Gerbang Brandenburg di Berlin, dekat Kedutaan Besar AS.

Berliner Zeitung melaporkan, dalam aksi itu 12 orang periksa dengan tuduhan mengganggu ketenangan dan melanggar aturan dengan membakar bendera nasional negara asing. Polisi mengatakan 10 orang ditahan.

Menteri Dalam Negeri Jerman juga mengecam aksi pembakaran bendera Israel di Berlin.

“Kita tidak dapat menerimanya, ketika Yahudi atau negara Israel dilecehkan dengan cara demikian,” kata Thomas de Maziere kepada koran Bild edisi hari Senin. Jerman “memiliki keterkaitan khusus dengan negara Israel dan orang-orang penganut Yahudi,” imbuhnya.

Dia menambahkan, kebebasan berbicara dan berunjuk rasa dihormati, tetapi hak-hak itu harus diimplementasikan secara damai.

Kepada koran yang sama, Menlu Jerman Sigmar Gabriel mengatakan bahwa ketidaksetujuan atas keputusan Amerika Serikat dapat dipahami, tetapi hal itu bukan menjadi “justifikasi untuk membakar bendera Israel, menyulut kebencian terhadap Yahudi atau mempermasalahkan hak Israel untuk eksis.”

Siapa saja yang melakukan hal itu, kata Gabriel, “tidak hanya menentang Israel tetapi juga aturan konstitusional yang berlaku di Jerman.”

Menteri Kehakimaan Heiko Maas juga mengatakan tidak ada tempat untuk aksi anti-Semit apapun di Jerman.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Netizen: ‘This is Bahrain’ Permalukan Bahrain
Tulisan selanjutnya Kunjungi Brussels Netanyahu Disambut Unjuk Rasa Pro-Palestina

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah

Berita
4 Juni 2026 21:20
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?